Ketua HKTI Kepri Nyang-Nyang Haris Pratamura Resmi Dilantik, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Petani Kepulauan Riau

Ketua HKTI Kepri Nyang-Nyang Haris Pratamura Resmi Dilantik, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Petani Kepulauan Riau




Batam24.com | Batam, Senin (29/6/2026) – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau resmi melantik jajaran pengurus masa bakti 2026–2031. Kegiatan di gelar Di Hotel Harmoni One Batam Center Kota Batam waktu 09.00 Wib. Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI, unsur Forkopimda Kepri, Ketua DPRD Kepri, Wakil Wali Kota Batam, serta tokoh masyarakat dan organisasi petani se-Kepulauan Riau.

Dalam pelantikan tersebut, Dr. Nyang-Nyang Haris Pratamura, S.E., M.Si. resmi dipercaya sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Nyang-Nyang Haris menegaskan komitmennya untuk membawa HKTI Kepri menjadi organisasi yang mampu memperjuangkan kepentingan petani serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah kepulauan.

Ia mengatakan, Kepulauan Riau memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia karena terdiri dari sekitar 2.080 pulau dengan wilayah laut mencapai 98 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan sektor pertanian.

"Keterbatasan lahan, kondisi tanah yang beragam, mahalnya distribusi sarana produksi hingga biaya logistik menjadi tantangan nyata yang dihadapi petani di Kepulauan Riau. Namun kondisi ini tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi," ujarnya.

Menurutnya, Kepri memiliki peluang besar mengembangkan pertanian modern berbasis teknologi, urban farming, hortikultura hingga peternakan yang mampu menopang kebutuhan pangan daerah.

Ia juga menyoroti tingginya harga pupuk dan pakan ternak akibat biaya distribusi yang tinggi. Bahkan pengiriman sarana produksi dari Pulau Jawa yang seharusnya hanya memakan waktu dua hingga tiga hari, sering terlambat hingga satu minggu.

Karena itu, Nyang-Nyang meminta dukungan Kementerian Pertanian agar distribusi logistik pertanian ke wilayah Natuna, Anambas, Lingga, Bintan hingga Karimun dapat lebih efisien.

Selain itu, ia berharap pembangunan pabrik pakan di Kabupaten Karimun segera terealisasi sehingga dapat menekan biaya produksi petani dan peternak di Kepulauan Riau.

"Kami juga berharap adanya dukungan terhadap penataan tata ruang pertanian agar para petani memperoleh kepastian lahan untuk bercocok tanam dan meningkatkan produksi pangan daerah," katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian dalam arahannya mengajak seluruh pengurus HKTI untuk mendukung penuh program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden RI.

Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto yang juga menjabat Ketua Umum HKTI, menempatkan sektor pertanian, pangan, dan kelautan sebagai program strategis nasional.

Menurutnya, Indonesia telah berhasil mencapai swasembada beras, jagung konsumsi, dan gula konsumsi sehingga ke depan diharapkan mampu meningkatkan orientasi ekspor hasil pertanian.

"HKTI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan petani, mulai dari pendampingan, pembangunan irigasi, greenhouse, hingga penguatan kelompok tani dan kelompok wanita tani," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa anggaran Kementerian Pertanian kini meningkat signifikan sebagai bentuk komitmen pemerintah memperkuat sektor pertanian nasional.

Pelantikan tersebut turut menetapkan susunan pengurus DPD HKTI Kepri periode 2026–2031, di antaranya Dr. Nyang-Nyang Haris Pratamura sebagai Ketua, Drs. I Wayan Catrayasa, M.M. sebagai Sekretaris, serta jajaran dewan penasehat, dewan pertimbangan, dewan kehormatan, dewan pakar, dan pengurus harian yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui kepengurusan baru ini, HKTI Kepri diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor pertanian yang modern, berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kepulauan Riau. (Rara)