MPR Tegaskan Komitmen Transisi Energi: Target 53 GW Energi Terbarukan dalam RUPTL 2025–2034

MPR menyatakan dukungan kuat untuk percepatan transisi energi Indonesia. Target RUPTL PLN 2025–2034: tambahan 69,5 GW pembangkit, dengan 53 GW dari energi baru dan terbarukan.

MPR Tegaskan Komitmen Transisi Energi: Target 53 GW Energi Terbarukan dalam RUPTL 2025–2034
Sebuah ladang panel surya yang luas dengan pemandangan langit biru cerah. Panel-panel surya ditempatkan berjajar rapi di atas tanah datar, sedangkan di latar belakang terlihat turbin angin sebagai simbol kombinasi energi bersih. Di kejauhan, barisan pepohonan menunjukkan integrasi antara alam dan teknologi ramah lingkungan.




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | Jakarta — Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi energi dari fosil ke terbarukan. 
Menurutnya, langkah ini penting agar Indonesia bisa mencapai target Net Zero Emission lebih cepat. 

Berdasarkan Rancangan Umum Pembangkitan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, diproyeksikan ada tambahan kapasitas pembangkit baru sebanyak 69,5 GW, di mana 53 GW berasal dari energi baru dan terbarukan.
Soeparno mengatakan bahwa bauran energi terbarukan tersebut adalah strategi jangka panjang demi menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi sambil menekan emisi karbon. 

Pernyataan ini juga sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 tentang Ekosistem Pasar Karbon Nasional, yang dianggap sebagai tonggak baru dalam pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia.  

(Dykha)