Begadang Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung di Usia Muda
"Waspada warga Batam! Kebiasaan begadang di tengah gaya hidup kota industri kini mengancam kesehatan usia produktif. Kenali risiko penyakit jantung, diabetes, hingga penurunan fokus kerja akibat kurang tidur dalam ulasan kesehatan Batam berikut ini."
Batam24.com | BATAM – Gaya hidup metropolitan di Batam yang berdenyut hingga dini hari ternyata menyimpan ancaman serius bagi kesehatan warganya. Kebiasaan begadang, baik karena tuntutan kerja shift di kawasan industri maupun sekadar nongkrong di kafe hingga subuh, kini menjadi sorotan para praktisi kesehatan setempat.
Gaya Hidup Kota Industri
Sebagai kota industri dan jasa, banyak warga Batam yang terlibat dalam sistem kerja shift malam. Namun, bagi mereka yang tidak bekerja shift tetapi tetap memilih terjaga hingga larut, risiko kesehatan yang mengintai sangatlah nyata.
Data dari berbagai fasilitas kesehatan di Batam menunjukkan adanya peningkatan keluhan terkait kelelahan kronis dan hipertensi pada usia produktif (20-35 tahun). Hal ini diduga kuat berkaitan dengan pola tidur yang tidak teratur dan kurangnya waktu istirahat.
Dampak Buruk yang Mengintai
Dokter spesialis di Batam memperingatkan bahwa kurang tidur yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan:
-
Gangguan Metabolisme: Warga Batam yang sering begadang cenderung mengonsumsi camilan tinggi karbohidrat atau kopi berlebih di malam hari, yang memicu obesitas dan diabetes.
-
Penurunan Produktivitas: Di lingkungan kerja yang serba cepat seperti di Muka Kuning atau Batam Centre, kurang fokus akibat begadang dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
-
Serangan Jantung Mendadak: Kurang istirahat memaksa jantung bekerja lebih keras tanpa jeda pemulihan yang cukup.
Pesan untuk Masyarakat
Pemerintah setempat melalui Dinas Kesehatan terus mengimbau warga untuk menerapkan pola hidup GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Tidur yang cukup selama 7-8 jam bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar agar tubuh tetap bugar di tengah padatnya aktivitas kota.
"Jangan sampai waktu istirahat dikorbankan demi hiburan sesaat. Batam butuh generasi yang sehat dan produktif," ujar salah satu tenaga medis di RSUD Embung Fatimah.
(Dykha)





