Veda Ega Pratama 'Gacor' di Tes Jerez: Sukses Asapi Rival dan Tunjukkan Progress Ngeri Jelang Debut Moto3 2026
Veda Ega Pratama tampil impresif di hari kedua tes pramusim Moto3 2026 Jerez. Rider Honda Team Asia asal Indonesia ini sukses asapi rival beratnya, Brian Uriarte dan Hakim Danish, dengan pace stabil. Simak hasil lengkap dan progress ngeri Veda menuju seri pembuka Thailand di sini!
JEREZ, SPANYOL – Rider muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, benar-benar menunjukkan grafik performa yang on fire pada hari kedua tes pramusim Moto3 2026 di Circuito de Jerez, Spanyol, Minggu (15/2/2026). Membela bendera Honda Team Asia, Veda tampil sangat konsisten dan berhasil memberikan statement penting dengan mengungguli dua rival utamanya di lintasan.
Dalam sesi yang berlangsung kompetitif tersebut, pembalap asal Gunungkidul ini tidak hanya sekadar mencari catatan waktu tercepat, tapi juga pamer konsistensi yang solid. Veda sukses mencatatkan waktu lebih tajam dibanding Brian Uriarte dan Hakim Danish, dua nama besar yang bakal jadi pesaing beratnya di musim penuh pertamanya di kejuaraan dunia.
Head-to-Head: Ungguli Juara Red Bull Rookies Cup
Pada timesheet hari kedua, Veda mengamankan posisi ke-17. Ia mencatatkan selisih waktu +1,038 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team), yang memimpin dengan torehan 1 menit 43,930 detik.
Menariknya, Veda berhasil mengasapi Brian Uriarte dari tim raksasa Red Bull KTM Ajo. Uriarte, yang merupakan jawara Red Bull Rookies Cup 2025, harus puas berada tepat di belakang Veda di posisi ke-18 dengan gap tipis 0,104 detik. Keunggulan tipis ini menjadi sinyal positif bahwa Veda punya mentalitas dan skill yang mampu meladeni talenta-talenta terbaik Eropa.
Di sisi lain, rival asal Malaysia, Hakim Danish (MSi Racing Team), justru sedang apes. Juara Asia Talent Cup 2022 itu harus mengalami low-side akibat selip ban depan. Insiden tersebut membuatnya terlempar ke posisi ke-26 dengan catatan waktu 1 menit 46,204 detik, tertinggal cukup jauh dari Veda.
Simulasi Balapan yang 'Sat-Set'
Nggak cuma soal satu putaran cepat (flying lap), Veda juga fokus melakukan simulasi balapan atau long run. Di sinilah kekuatan Veda sebenarnya terlihat. Pembalap berusia 17 tahun ini mampu menjaga pace atau ritme motor secara stabil di kisaran 1 menit 45 detik per lap.
Ritme ini terbilang impresif karena sudah mulai mendekati catatan waktu para pembalap yang menembus posisi 10 besar pada GP Spanyol musim lalu. Hal ini membuktikan bahwa adaptasi Veda dengan motor Moto3 miliknya sudah semakin menyatu dan siap bertarung di kelas yang terkenal sangat crowded ini.
Vibes Optimis Menuju Seri Pembuka Buriram
Menutup sesi tes dengan hasil positif, Veda Ega Pratama mengaku sangat puas dan sudah tidak sabar untuk menjalani debut resminya. Lewat akun media sosialnya, ia membagikan energi positif jelang seri pembuka di Thailand.
“Dua hari yang positif di sini di Sirkuit Jerez. Menantikan seri pertama musim ini yang akan berlangsung di Thailand,” tulis Veda.
Seri perdana musim 2026 sendiri dijadwalkan akan digelar di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026. Dengan modal performa maut di Jerez, harapan publik Indonesia melihat bendera Merah Putih berkibar di podium Moto3 musim ini jelas bukan sekadar mimpi.
Hasil Lengkap Tes Pramusim Moto3 2026 – Hari Kedua (Top 26)
| Pos | Pembalap | Tim/Motor | Waktu/Gap |
| 1 | Maximo Quiles | Aspar/KTM | 1:43,930 |
| 2 | Scott Ogden | CIP/KTM | +0,124 |
| 3 | Adrian Fernandez | Leopard/Honda | +0,124 |
| ... | ... | ... | ... |
| 17 | Veda Pratama | Honda Team Asia | +1,038 |
| 18 | Brian Uriarte | Ajo/KTM | +1,142 |
| ... | ... | ... | ... |
| 26 | Hakim Danish | MSi/KTM | +2,274 |





