Barcelona Siap Kudeta! Real Madrid Tumbang 2-1 di Tangan Osasuna, Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme & El Sadar Rusuh

Real Madrid dipaksa menyerah oleh Osasuna lewat gol dramatis di menit akhir laga. Pertandingan di El Sadar ini juga diwarnai insiden pemukulan antara suporter dan kepolisian. Cek hasil lengkap dan kronologi kericuhannya di sini!

Barcelona Siap Kudeta! Real Madrid Tumbang 2-1 di Tangan Osasuna, Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme & El Sadar Rusuh
Osasuna vs Real Madrid (Instagram/Reuters)




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

PAMPLONA – Kabar buruk bagi pendukung Los Blancos! Singgasana Real Madrid di puncak klasemen La Liga kini dalam ancaman serius. Kekalahan dramatis 2-1 dari Osasuna pada Minggu (22/2/2026) membuka jalan lebar bagi Barcelona untuk melakukan kudeta dan merebut posisi nomor satu.

Malam di Stadion El Sadar tidak hanya menyajikan kekalahan teknis bagi Madrid, tapi juga drama kelam mulai dari aksi rasisme hingga bentrokan fisik di tribun.

Rasisme Terhadap Vinicius Jr Kembali Meledak

Laga ini kembali menodai citra sepak bola Spanyol. Berdasarkan laporan dari The Athletic, bintang utama Madrid, Vinicius Junior, menjadi sasaran pelecehan rasisme yang masif. Sepanjang laga, oknum suporter tuan rumah melontarkan hinaan keji setiap kali pemain Brasil itu membawa bola.

Gangguan psikologis ini terlihat jelas memengaruhi performa Vini di lapangan. Real Madrid dikabarkan langsung melayangkan protes keras ke La Liga dan menuntut sanksi maksimal bagi Osasuna, mengingat insiden rasisme terhadap Vini sudah berulang kali terjadi namun seolah tanpa efek jera.

Drama 2-1: Gol Menit Akhir yang Menghancurkan Madrid

Real Madrid sebenarnya mencoba mendikte permainan, namun Osasuna tampil sangat disiplin. Pertandingan yang berjalan dengan tensi tinggi ini memuncak di babak kedua.

Momen Penentu: Osasuna sukses mengamankan kemenangan tipis 2-1 lewat gol serangan balik kilat di penghujung laga. Kelengahan lini belakang Madrid saat mengantisipasi bola rebound harus dibayar mahal. Peluit panjang berbunyi, dan Madrid terpaksa pulang dengan tangan hampa tanpa poin sepeser pun.

Bentrok Suporter vs Polisi di Tribun El Sadar

Kemenangan Osasuna juga diwarnai kericuhan. Pasca gol penentu, suasana tribun selatan memanas hingga terjadi bentrokan antara oknum suporter dengan pihak kepolisian (Policía Nacional).

Dilaporkan terjadi aksi pemukulan dan kontak fisik saat petugas berusaha meredam massa yang mulai bertindak anarkis. Ketegangan ini menambah daftar panjang catatan hitam pertandingan yang sudah panas sejak kasus rasisme di awal laga.

Implikasi Klasemen: Karpet Merah untuk Barcelona

Kekalahan 2-1 ini adalah kado pahit bagi Carlo Ancelotti. Pasalnya, perolehan poin Madrid kini stagnan, yang artinya Barcelona hanya butuh satu kemenangan di laga berikutnya untuk melakukan kudeta di puncak klasemen.

Madrid kini dalam tekanan mental yang luar biasa. Jika tak segera berbenah, mimpi mempertahankan gelar bisa sirna disalip sang rival abadi yang tengah mengintai di posisi kedua.