Kongres VII BM PAN Memanas, DPW Kepri Bersama 7 DPD Teguhkan Dukungan kepada Riyan Hidayat
BANTEN — Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPW BM PAN) Provinsi Kepulauan Riau menghadiri Kongres VII BM PAN yang berlangsung di Hotel Marbella, Anyer, Kabupaten Serang, Banten, pada 10–12 Juli 2026.
Rombongan Kepulauan Riau dipimpin langsung oleh Ketua DPW BM PAN Provinsi Kepulauan Riau, Supriyadi, bersama Sekretaris DPW BM PAN Kepri, Vichi Fendi. Kehadiran DPW turut didampingi delegasi dari tujuh DPD BM PAN kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau.
Kehadiran seluruh delegasi tersebut menunjukkan kekompakan BM PAN Kepulauan Riau dalam mengikuti agenda nasional organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan BM PAN untuk periode mendatang.
Kongres VII BM PAN menjadi forum tertinggi organisasi dalam menentukan Ketua Umum BM PAN periode 2026–2030. Kegiatan ini dihadiri kader dan pengurus BM PAN dari berbagai provinsi, kabupaten, serta kota di seluruh Indonesia.
Namun, dalam perjalanan forum, suasana kongres dikabarkan mulai memanas. Sekretaris DPW BM PAN Provinsi Kepulauan Riau, Vichi Fendi, menyampaikan adanya indikasi intervensi dari pihak eksternal BM PAN yang dinilai dapat memengaruhi dinamika dan proses pengambilan keputusan di dalam kongres.
Menurut Vichi, Kongres VII BM PAN seharusnya menjadi ruang demokrasi bagi seluruh kader untuk menentukan masa depan organisasi secara mandiri, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.
“Kongres merupakan forum tertinggi BM PAN. Karena itu, seluruh prosesnya harus berjalan secara demokratis, transparan, dan memberikan ruang kepada kader untuk menentukan pilihan tanpa adanya tekanan maupun intervensi dari luar organisasi,” ujar Vichi Fendi.
Meski dinamika kongres terus menghangat, DPW BM PAN Kepulauan Riau bersama tujuh DPD BM PAN kabupaten dan kota se-Kepri menegaskan tetap solid dan konsisten memberikan dukungan kepada Riyan Hidayat sebagai calon Ketua Umum BM PAN.
“BM PAN Provinsi Kepulauan Riau bersama tujuh DPD se-Kepri tetap meneguhkan dukungan kepada calon Ketua Umum Riyan Hidayat. Kami tetap solid, tidak berubah arah, dan satu komando bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Bapak Zulkifli Hasan,” tegas Vichi.
Dukungan tersebut diberikan berdasarkan pertimbangan terhadap visi, komitmen, serta kemampuan Riyan Hidayat dalam membangun konsolidasi organisasi dan menjadikan BM PAN sebagai rumah besar pergerakan anak muda.
Riyan Hidayat sebelumnya menyampaikan gagasan agar BM PAN mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman serta menjadi wadah konsolidasi generasi muda yang memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, negara, dan Partai Amanat Nasional.
Ketua DPW BM PAN Kepulauan Riau, Supriyadi, mengajak seluruh peserta kongres untuk tetap menjaga persatuan dan tidak membiarkan perbedaan pilihan menimbulkan perpecahan di antara kader.
Menurutnya, perbedaan pandangan dan dukungan merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi. Namun, kepentingan BM PAN dan kebesaran Partai Amanat Nasional harus tetap ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kami datang dari Kepulauan Riau bersama tujuh DPD dengan semangat persatuan. Perbedaan dukungan merupakan hal biasa dalam demokrasi, tetapi jangan sampai merusak persaudaraan dan soliditas kader BM PAN,” kata Supriyadi.
DPW BM PAN Kepulauan Riau berharap Kongres VII dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kader, memperkuat hubungan antara pengurus pusat dan daerah, serta memberikan perhatian lebih besar kepada wilayah kepulauan dan perbatasan.
Kepemimpinan BM PAN mendatang juga diharapkan mampu menghadirkan program kerja nasional yang konkret, terukur, dan dapat dijalankan hingga tingkat DPW dan DPD.
Daerah, menurut Supriyadi, tidak hanya boleh diminta bergerak ketika menghadapi agenda organisasi. Pengurus pusat juga harus memberikan ruang, kepercayaan, pembinaan, dan dukungan nyata agar program organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Daerah siap menjalankan program nasional BM PAN. Namun, daerah juga harus diberikan ruang, kepercayaan, dan dukungan nyata. Jangan hanya meminta daerah bergerak, sementara pusat tidak memberikan kendaraan dan bahan bakarnya,” ujarnya.
DPW BM PAN Kepulauan Riau bersama tujuh DPD se-Kepri menegaskan akan terus mengikuti seluruh rangkaian Kongres VII dengan mengedepankan ketertiban, persaudaraan, dan penghormatan terhadap mekanisme organisasi.
Apa pun hasil akhir kongres, seluruh kader diharapkan dapat kembali bersatu dan bekerja bersama untuk memperkuat BM PAN sebagai organisasi kader muda yang aktif, mandiri, serta memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Kami tetap satu komando bersama Ketua Umum PAN, Bapak Zulkifli Hasan. Harapan kami, kongres ini menghasilkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kekuatan kader dan membawa BM PAN menjadi lebih besar, solid, dan dekat dengan masyarakat,” tutup Vichi Fendi.
Penulis: (Redaksi)

