Kimia Farma Diagnostika dan Keluarga Pasien Sepakat Berdamai, Kasus Klinik Kimia Farma Batam Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kimia Farma Diagnostika dan keluarga pasien di Batam mencapai kesepakatan damai terkait peristiwa di Klinik Kimia Farma Batam. Penyelesaian dilakukan secara musyawarah dan kekeluargaan dengan mengedepankan keselamatan pasien.

Kimia Farma Diagnostika dan Keluarga Pasien Sepakat Berdamai, Kasus Klinik Kimia Farma Batam Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Kimia Farma Diagnostika dan Keluarga Pasien Sepakat Berdamai, Kasus Klinik Kimia Farma Batam Diselesaikan Secara Kekeluargaan




Batam24.com | BATAM – Permasalahan yang sempat menjadi perhatian publik terkait pelayanan kesehatan di Klinik Kimia Farma Batam akhirnya diselesaikan secara damai melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan.

Kesepakatan perdamaian tersebut dicapai pada Minggu (7/6/2026) antara pihak Kimia Farma Diagnostika dengan keluarga pasien berinisial HS terkait insiden yang terjadi di Klinik Kimia Farma Batam pada 23 Mei 2026 lalu.

Sebelumnya, peristiwa tersebut sempat menjadi perbincangan masyarakat dan ramai di berbagai platform media sosial setelah muncul adanya perbedaan persepsi terkait pelayanan medis terhadap ananda ES (4 tahun) yang menjalani pemeriksaan kesehatan di klinik tersebut.

Melalui serangkaian komunikasi dan pertemuan yang berlangsung secara konstruktif, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepahaman dan memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dengan mengedepankan itikad baik serta saling menghormati.

Kuasa hukum keluarga HS, Deo Situmeang, menyampaikan apresiasi kepada manajemen Kimia Farma Diagnostika yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Menurutnya, sejak awal pihak Kimia Farma Diagnostika telah menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan persoalan dengan baik melalui komunikasi langsung kepada keluarga pasien, memastikan keberlanjutan penanganan kesehatan anak, serta memberikan dukungan yang diperlukan selama proses penyelesaian berlangsung.

"Kami mengapresiasi langkah cepat dan sikap kooperatif yang ditunjukkan manajemen Kimia Farma Diagnostika dalam menyikapi persoalan ini hingga tercapai penyelesaian yang baik bagi semua pihak," ujar Deo Situmeang.

Keluarga pasien juga menyampaikan terima kasih atas perhatian, bantuan pengobatan, serta dukungan yang diberikan selama proses pemulihan kesehatan anak mereka.

Selain itu, keluarga menegaskan dukungannya kepada para tenaga kesehatan yang setiap hari menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Mereka berharap peristiwa ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien (patient safety), serta kualitas komunikasi antara tenaga medis dan masyarakat.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, kedua belah pihak menyatakan bahwa permasalahan yang sempat menjadi perhatian publik telah diselesaikan secara damai dan tidak terdapat lagi perselisihan di antara mereka.

Masyarakat Kota Batam juga diharapkan tidak lagi terpengaruh oleh berbagai informasi yang berkembang sebelumnya, mengingat persoalan tersebut telah berakhir melalui penyelesaian yang mengedepankan musyawarah dan semangat kekeluargaan.

Hingga saat ini, Klinik Kimia Farma Batam tetap beroperasi normal dan terus memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan mengutamakan standar keselamatan pasien serta kualitas pelayanan medis yang profesional.

(Redaksi)