Lakuntara Usulkan hanya Satu Serikat Pekerja di Tiap Kawasan, Dukung Efisiensi dan Cegah Kepentingan Kelompok

Lakuntara Usulkan hanya Satu Serikat Pekerja di Tiap Kawasan, Dukung Efisiensi dan Cegah Kepentingan Kelompok




Batam24.com | Batam — Lakuntara Pallahidu kembali menegaskan pentingnya reformasi dalam sistem serikat pekerja dengan mengusulkan pembentukan satu serikat pekerja di setiap kawasan industri. Langkah ini dinilai sebagai upaya mendorong efisiensi sekaligus mencegah munculnya dominasi kelompok tertentu dalam organisasi pekerja.

Menurutnya, banyaknya serikat pekerja dalam satu kawasan industri kerap membuka ruang bagi kepentingan sempit dan lahirnya “raja-raja kecil” di tingkat perusahaan. Kondisi ini dinilai dapat menghambat tujuan utama serikat pekerja sebagai wadah perjuangan kolektif.

“Kalau serikat terlalu banyak dan terfragmentasi, sering kali yang terjadi bukan memperjuangkan semua pekerja, tapi justru kepentingan kelompok tertentu. Bahkan bisa muncul dominasi kecil-kecilan di level perusahaan,” ujarnya.

Lakuntara menilai, dengan sistem satu serikat pekerja per kawasan industri, representasi akan lebih terpusat dan objektif. Serikat tidak lagi berdiri atas nama perusahaan tertentu, melainkan menjadi representasi seluruh pekerja dalam satu kawasan.

Ia juga menambahkan bahwa model ini dapat meminimalisir konflik internal antar serikat serta memperkuat posisi tawar pekerja dalam bernegosiasi dengan pihak perusahaan maupun pengelola kawasan.

“Dengan satu wadah, suara pekerja lebih solid, tidak mudah dipecah. Ini juga mengurangi ruang bagi kepentingan sempit yang justru merugikan pekerja itu sendiri,” tambahnya.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya sistem pengawasan dan mekanisme internal yang transparan agar serikat tunggal tetap akuntabel dan tidak justru menjadi kekuatan yang monopolistik.

Usulan ini dipandang sebagai gagasan yang akan memicu perdebatan, namun sekaligus membuka ruang diskusi baru terkait arah reformasi serikat pekerja di Indonesia menuju sistem yang lebih efisien dan inklusif. (Rara)