Kabar Duka, Mantan Wapres Jusuf Kalla Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun
Tokoh bangsa dan mantan Wapres RI Jusuf Kalla meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada usia 83 tahun; Indonesia tetapkan hari berkabung nasional.
Batam24.com | JAKARTA – Pengadilan Bangsa Indonesia berduka atas berpulangnya Bapak Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, pada Kamis sore ini di RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Tokoh perdamaian yang dikenal dengan julukan "Si Cepat" ini mengembuskan napas terakhirnya di usia 83 tahun setelah sempat menjalani perawatan intensif selama beberapa hari terakhir. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga dan juru bicara kepresidenan melalui keterangan resmi kepada media.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari ke depan dengan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh instansi pemerintah. Jusuf Kalla dikenal sebagai sosok negarawan yang sangat berjasa dalam mendamaikan berbagai konflik di tanah air, seperti konflik Poso dan Ambon, serta perannya dalam tsunami Aceh 2004. Jenazah rencananya akan disemayamkan di rumah duka Jakarta Selatan sebelum dimakamkan secara militer di TMP Kalibata.
Masyarakat dari berbagai kalangan mulai memadati area RSPAD dan rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini. Pengabdian beliau di bidang ekonomi dan kemanusiaan telah meninggalkan jejak yang sangat dalam bagi perjalanan sejarah modern Indonesia. Banyak tokoh politik dan dunia internasional turut mengirimkan ucapan duka cita atas hilangnya salah satu putra terbaik bangsa.
Meskipun telah tiada, gagasan dan semangat Jusuf Kalla dalam menjaga persatuan NKRI diharapkan terus hidup di sanubari rakyat Indonesia. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepergian JK menjadi kehilangan besar bagi dunia diplomasi dan politik nasional yang tengah berusaha menjaga stabilitas di tengah dinamika global.
(Dykha)





