Dua Hari Dua Malam, Jenazah Bocah di Sengkuang Ditemukan di Pinggir Laut

Dua Hari Dua Malam, Jenazah Bocah di Sengkuang Ditemukan di Pinggir Laut




Batam24.com | BATAM – Setelah hilang selama dua hari dua malam, seorang balita berusia dua tahun yang hanyut terbawa arus dari saluran drainase di Tanjung Sengkuang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir laut.

 

Jenazah korban ditemukan pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 06.30 WIB oleh warga yang terus melakukan pencarian sejak peristiwa terjadi. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku dan membengkak.

 

Ketua RW 12, Madi, menjelaskan jenazah ditemukan sekitar 500 meter dari muara sungai, tepatnya tersangkut di bebatuan karang di pinggir pantai.

 

“Jenazah anak itu ditemukan warga nyangkut di batu karang di pinggir laut. Setelah ditemukan, langsung dilakukan evakuasi ke darat,” ujar Madi.

 

Di tempat terpisah, Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius Febrianto Sembiring, menyatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.40 WIB. Tim gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pengangkatan.

 

“Setelah mendapat informasi, tim langsung bersiap dan bergerak ke lokasi. Evakuasi dilakukan menggunakan perahu dari tengah laut menuju daratan,” jelas Dedius.

 

Ia menambahkan, jenazah kemudian diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga. Keluarga dan warga sekitar telah merelakan kepergian korban, dan rencananya jenazah akan segera dimakamkan.

 

Diketahui, korban bernama Azzair Ruknuddin Baibars (2 tahun), merupakan anak ketiga dari pasangan Didik Supriyanto dan Chatarina. Ia memiliki dua orang kakak bernama Hagia Sophia dan Al Mutaksir.

 

Peristiwa nahas terjadi pada Senin (22/6/2026) siang, saat hujan deras mengguyur kawasan Tanjung Sengkuang. Diduga korban sedang bermain di sekitar rumah, kemudian terpeleset dan terseret arus air yang deras masuk ke saluran drainase yang bermuara ke laut.

 

Sebelumnya, peristiwa ini sempat dilaporkan hilang setelah korban tidak ditemukan di sekitar rumah. Pencarian melibatkan warga, aparat kepolisian, dan tim Basarnas dilakukan selama dua hari hingga akhirnya ditemukan di pinggir pantai. (Rara/Ian)

Sumber Tribun