Emas Antam Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Rp2,665 Juta Per Gram!

Artikel ini mengulas lonjakan harga emas Antam yang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah di angka Rp2,665 juta per gram pada 14 Januari 2026. Pembahasan mencakup rincian kenaikan harga, faktor pendorong global seperti krisis kepemimpinan di The Fed dan tensi geopolitik, serta perkembangan harga buyback bagi para investor.

Emas Antam Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Rp2,665 Juta Per Gram!
"Harga emas Antam kembali mencatatkan sejarah baru dengan menembus angka Rp2,665 juta per gram per hari ini! Lonjakan ini dipicu oleh ketidakpastian geopolitik global dan krisis kepemimpinan di bank sentral AS yang membuat investor beralih ke aset aman (safe haven). Apakah ini saat yang tepat untuk menambah portofolio emas Anda atau justru momen untuk ambil untung? Simak ulasan lengkapnya di artikel kami. "




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | JAKARTA – Kilau emas batangan di pasar domestik semakin menyilaukan. Pada perdagangan hari ini, Rabu, 14 Januari 2026, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengukir sejarah dengan memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high).

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam melonjak Rp13.000 menjadi Rp2.665.000 per gram. Lonjakan ini merupakan kelanjutan dari tren penguatan tajam yang terjadi sejak awal pekan, di mana harga terus-menerus mencetak rekor baru hampir setiap hari.

Pemicu Utama: Geopolitik dan Krisis Bank Sentral

Para analis menilai kenaikan fantastis ini dipicu oleh "badai sempurna" di pasar global:

  1. Ketidakpastian di Amerika Serikat: Investigasi pidana terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, memicu kekhawatiran kedaulatan moneter AS, membuat investor berbondong-bondong menyelamatkan aset mereka ke emas.

  2. Tensi Geopolitik: Konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran serta penangkapan mantan Presiden Venezuela oleh pasukan AS menambah daftar panjang ketidakpastian dunia.

  3. Aksi Borong Bank Sentral: Banyak bank sentral dunia dilaporkan terus menambah cadangan emas fisik mereka untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang dolar AS.

Harga Buyback Ikut Melambung

Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam juga mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp10.000, kini berada di level Rp2.513.000 per gram. Bagi masyarakat yang sudah berinvestasi emas sejak tahun lalu, momen ini menjadi periode "panen raya" keuntungan yang sangat tinggi.

Meski demikian, para pakar mengingatkan adanya risiko koreksi teknis karena harga yang sudah naik terlalu tinggi dalam waktu singkat. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang ekstrem di awal tahun 2026 ini.

(Dykha)