Fenomena "Retro-Gaming Hardware": Mengapa Konsol Jadul Original Kini Menjadi Investasi Mewah

Analisis mengenai lonjakan nilai pasar konsol game klasik dan bagaimana perangkat keras lama bertransformasi menjadi barang investasi mewah di tahun 2026.

Fenomena "Retro-Gaming Hardware": Mengapa Konsol Jadul Original Kini Menjadi Investasi Mewah
Jangan buang game bot mu! Siapa sangka konsol jadul di gudang sekarang harganya bisa buat beli mobil. Koleksi fisik ternyata jadi harta karun di era digital ini.




IKLAN BC

iklan rutan

iklan rutan

(Batam24.com) | NEW YORK – Di saat semua hal beralih ke format digital, nilai fisik dari perangkat game klasik justru melonjak drastis pada Jumat, 17 April 2026. Konsol orisinal dari era 80-an dan 90-an seperti Game Boy, SNES, hingga PlayStation 1 dalam kondisi sempurna kini harganya setara dengan mobil mewah di balai lelang internasional. Fenomena ini didorong oleh rasa rindu akan kepemilikan fisik yang nyata dan kualitas ketahanan perangkat keras zaman dulu yang dianggap lebih "berjiwa" dibandingkan perangkat modern yang cepat usang.

Para kolektor kini tidak hanya mencari fungsi bermain, tetapi juga nilai sejarah dan seni dari desain produk masa lalu. Munculnya hobi memodifikasi konsol lama dengan layar modern (IPS Mod) namun tetap menjaga jeroan aslinya menjadi tren besar di kalangan milenial yang kini memiliki daya beli tinggi. Hal ini menciptakan pasar baru di mana retro-gaming bukan lagi sekadar hobi anak-anak, melainkan aset investasi yang nilainya terus naik setiap tahun, melampaui pertumbuhan nilai emas atau saham di beberapa sektor tertentu.

(Dykha)