Fenomena Langit Februari 2026: Gerhana Matahari Cincin Akan Melintas

Fenomena langka Gerhana Matahari Cincin dan Parade Planet akan menghiasi langit Indonesia pada Februari 2026, menjadi momen yang dinanti pecinta astronomi.

Fenomena Langit Februari 2026: Gerhana Matahari Cincin Akan Melintas
Siapkan kacamata gerhana kamu! Ring of Fire akan segera menyapa langit Indonesia. Jangan lewatkan keajaiban semesta ini pertengahan Februari nanti!




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | JAKARTA – Para pecinta astronomi di Indonesia bersiap menyambut fenomena alam langka, yakni Gerhana Matahari Cincin yang diprediksi terjadi pada pertengahan Februari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa fenomena ini akan terlihat di beberapa wilayah Indonesia dengan durasi yang bervariasi. Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Bulan berada di titik terjauh dari Bumi sehingga tidak dapat menutupi seluruh piringan Matahari.

Efek dari fenomena ini akan menciptakan bentuk menyerupai "Cincin Api" yang indah di langit, yang biasanya menarik perhatian ribuan pengamat. Masyarakat diimbau untuk tidak melihat langsung ke arah Matahari tanpa pelindung mata khusus karena dapat membahayakan kesehatan mata. Beberapa komunitas astronomi bahkan sudah menyiapkan titik pengamatan publik di berbagai kota besar untuk memfasilitasi warga yang ingin menyaksikan momen ini dengan aman.

Selain Gerhana Matahari, bulan Februari ini juga akan diwarnai dengan fenomena "Parade Planet" di mana beberapa planet akan tampak sejajar jika dilihat dari Bumi. Merkurius, Venus, Mars, dan Jupiter diperkirakan akan terlihat jelas pada waktu subuh di ufuk timur. Momen langka ini menjadi kesempatan emas bagi para fotografer astro untuk mengabadikan keindahan alam semesta dalam satu frame yang spektakuler.

Pihak planetarium dan lembaga penelitian antariksa telah menjadwalkan siaran langsung bagi masyarakat yang wilayahnya tertutup awan atau tidak dilintasi gerhana. Edukasi mengenai fenomena ini terus digalakkan agar masyarakat memahami proses ilmiah di baliknya dan menghindari mitos-mitos yang tidak berdasar. Fenomena langit ini diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda Indonesia terhadap ilmu pengetahuan dan eksplorasi luar angkasa.

(Dykha)