Strategi Yield Farming dan Passive Income di Pasar Kripto

Penjelasan mengenai cara mendapatkan pendapatan pasif melalui yield farming di sektor DeFi dan risiko yang menyertainya.

Strategi Yield Farming dan Passive Income di Pasar Kripto
Biarkan aset kripto Anda bekerja! Pahami cara raih passive income lewat yield farming dengan tetap mengedepankan manajemen risiko yang disiplin.




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | JAKARTA – Mendapatkan penghasilan pasif atau passive income melalui strategi yield farming tetap menjadi daya tarik utama bagi para pemegang aset kripto jangka panjang. Dengan menyediakan likuiditas pada protokol desentralisasi, investor bisa mendapatkan imbal hasil berupa token tambahan sebagai imbalan atas partisipasi mereka. Strategi ini memungkinkan aset kripto yang menganggur di dompet digital tetap produktif dan menghasilkan nilai tambah di tengah fluktuasi harga pasar.

Namun, strategi ini bukan tanpa risiko, karena fenomena impermanent loss dan celah keamanan pada protokol baru seringkali mengancam modal investor. Oleh karena itu, pemilihan platform yang memiliki audit keamanan yang ketat dan rekam jejak yang solid sangat disarankan oleh para pakar keamanan siber. Diversifikasi antar protokol juga menjadi kunci untuk meminimalisir risiko kegagalan satu platform yang dapat berdampak sistemik pada portofolio.

Seiring dengan semakin matangnya ekosistem DeFi, tingkat imbal hasil yang ditawarkan mulai stabil dan lebih rasional dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menandakan transisi pasar kripto menuju ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi investor institusional maupun ritel. Memahami cara kerja kontrak pintar dan dinamika suplai-permintaan token menjadi keahlian wajib bagi siapa saja yang ingin memaksimalkan profit melalui jalur yield farming.

(Dykha)