Revolusi Langit Nusantara: Fase Uji Coba Komersial Taksi Terbang di Ibu Kota Baru

Analisis mendalam mengenai uji coba taksi terbang di IKN sebagai solusi transportasi udara otonom pertama di Indonesia yang mendukung ekosistem kota pintar

Revolusi Langit Nusantara: Fase Uji Coba Komersial Taksi Terbang di Ibu Kota Baru
Masa depan telah tiba di Nusantara! Saksikan kecanggihan taksi terbang yang kini sedang diuji coba di IKN. Transportasi cepat, tanpa macet, dan ramah lingkungan!




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | NUSANTARA – Pemerintah Indonesia melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara resmi telah memulai fase uji coba komersial yang sangat dinantikan untuk moda transportasi udara canggih, yakni taksi terbang atau Advanced Air Mobility (AAM). Langkah ini bukan sekadar eksperimen teknologi, melainkan sebuah pernyataan tegas kepada dunia bahwa Indonesia siap memimpin dalam integrasi transportasi masa depan yang cerdas dan berkelanjutan. Proyek ini melibatkan armada kendaraan listrik vertikal (eVTOL) yang dirancang khusus untuk beroperasi di lingkungan perkotaan padat tanpa menghasilkan emisi karbon sedikitpun.

Dalam ulasan teknisnya, kendaraan udara otonom ini mampu mengangkut dua hingga empat penumpang dengan kecepatan jelajah yang mencapai 130 km/jam, memungkinkan perjalanan dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan hanya dalam waktu kurang dari 20 menit—sebuah efisiensi yang mustahil dicapai melalui jalur darat konvensional. Infrastruktur pendukung seperti vertiport atau bandara vertikal telah dibangun di beberapa titik strategis dengan sistem pengisian daya cepat yang menggunakan energi surya. Selain aspek kecepatan, aspek keamanan menjadi prioritas utama dengan implementasi sistem navigasi berbasis AI yang terhubung langsung dengan pusat kendali lalu lintas udara digital di IKN. Uji coba ini diharapkan selesai pada akhir tahun untuk kemudian diproduksi secara massal oleh industri dirgantara dalam negeri, menjadikan IKN sebagai pionir kota global yang mengadopsi mobilitas udara perkotaan secara penuh bagi masyarakat umum dan pejabat negara.

(Dykha)