Rupiah Tertekan Dollar AS di Sesi Perdagangan Pagi

Rupiah mengalami tekanan terhadap Dollar AS pada sesi perdagangan 26 Februari 2026 akibat penguatan indeks Dollar global.

Rupiah Tertekan Dollar AS di Sesi Perdagangan Pagi
Rupiah pagi ini terpantau melemah tipis. Dollar AS masih mendominasi pasar forex global. Pantau terus pergerakan kurs sebelum bertransaksi!




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terpantau melemah terhadap Dollar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan pasar pagi ini, Kamis, 26 Februari 2026. Rupiah menyentuh level baru seiring dengan penguatan indeks Dollar (DXY) yang dipicu oleh kebijakan moneter ketat yang masih dipertahankan oleh The Fed.

Tekanan terhadap Rupiah juga dipengaruhi oleh aliran modal keluar (capital outflow) dari pasar obligasi dalam negeri. Investor cenderung menarik dana mereka dan memindahkannya ke aset berbasis Dollar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.

Bank Indonesia dilaporkan terus melakukan intervensi di pasar valas untuk menjaga agar pelemahan Rupiah tidak terjadi terlalu dalam dan mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Para pelaku usaha ekspor-impor kini mulai melakukan langkah antisipasi terhadap fluktuasi kurs yang cukup lebar hari ini.

Meski tertekan, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk meredam dampak penguatan Dollar dalam jangka pendek. Para trader forex disarankan untuk tetap memperhatikan rilis data ekonomi domestik yang dijadwalkan akan keluar pada akhir pekan ini.

(Dykha)