Apresiasi Kinerja Kepolisian, HIMA PERSIS Desak Pengungkapan Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Apresiasi Kinerja Kepolisian, HIMA PERSIS Desak Pengungkapan Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com l Tanjungpinang – Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PD HIMA PERSIS) Tanjungpinang-Bintan menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan progresif aparat kepolisian dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Langkah Polda Metro Jaya yang telah menampilkan wajah terduga eksekutor berdasarkan rekaman CCTV menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak kasus kekerasan terhadap aktivis. Kepolisian juga menegaskan bahwa bukti visual tersebut merupakan data otentik tanpa rekayasa, serta telah mengidentifikasi dua pelaku berinisial BHC dan MAK.

Ketua PD HIMA PERSIS Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Zhein Noor Ramadhan, menilai bahwa perkembangan ini merupakan langkah maju yang patut diapresiasi di tengah perhatian publik terhadap penegakan hukum dan perlindungan aktivis.

“Kami mengapresiasi langkah kepolisian yang telah secara transparan membuka bukti dan identitas pelaku. Ini menunjukkan bahwa negara tidak boleh kalah oleh tindakan kekerasan,” tegasnya.

Namun demikian,Pimpinan Daerah HIMA PERSIS Tanjungpinang-bintan menegaskan bahwa pengungkapan wajah pelaku bukanlah akhir dari proses penegakan hukum. Masih terdapat pekerjaan besar yang harus segera dituntaskan, termasuk penangkapan pelaku, pengungkapan aktor intelektual, serta memastikan tidak adanya impunitas.

Berdasarkan keterangan kepolisian, jumlah pelaku diduga lebih dari dua orang dan masih dalam proses pendalaman.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada tahap identifikasi. Harus ada langkah cepat menuju penangkapan dan pengungkapan jaringan di balik aksi ini,” lanjutnya.

HIMA PERSIS juga menekankan bahwa kasus ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi dan kebebasan sipil. Kekerasan terhadap aktivis merupakan bentuk intimidasi yang tidak boleh dibiarkan.

Sebagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, PD HIMA PERSIS Tanjungpinang-bintan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk turut mengawasi proses hukum agar berjalan transparan dan berkeadilan.

“Kami ingin memastikan bahwa keadilan benar-benar ditegakkan, bukan hanya ditampilkan.” Tutupnya. (Rara)