Polsek Sekupang Amankan Pawai Ogoh-Ogoh Tawur Agung Kesanga di Pura Agung Amerta Bhuana
Batam24.com l Batam – Dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026, jajaran Polsek Sekupang melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh Tawur Agung Kesanga yang berlangsung di Pura Agung Amerta Bhuana, Rabu (18/03/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan diikuti oleh ratusan umat Hindu. Pawai Ogoh-Ogoh ini merupakan bagian dari rangkaian ritual Tawur Kesanga yang menjadi tradisi penting menjelang perayaan Nyepi.
Kapolsek Sekupang, Hippal Tua Sirait, bertindak sebagai penanggung jawab wilayah sekaligus memimpin langsung pengamanan kegiatan. Ia memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketut Budiantara selaku Wakil Komandan Kodaeral IV, perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya dan kerukunan antarumat beragama di Kota Batam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan Tawur Kesanga, dilanjutkan dengan pelaksanaan upacara di halaman pura. Setelah itu, umat Hindu melaksanakan Pawai Ogoh-Ogoh dengan rute dari pura menuju kawasan Flyover Sei Ladi dan kembali lagi ke lokasi awal. Kegiatan kemudian ditutup dengan persembahyangan bersama.
Untuk menjamin keamanan, Polresta Barelang bersama Polsek Sekupang menerjunkan puluhan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi, termasuk Intelkam, Reskrim, Lalu Lintas, Propam, dan Humas. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Sekupang menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah dan tradisi keagamaan.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan wujud sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga toleransi serta kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.
Pawai Ogoh-Ogoh dan Tawur Kesanga sendiri merupakan bagian dari prosesi Pengerupukan, yaitu ritual penyucian alam sebelum memasuki Hari Raya Nyepi. Tradisi ini memiliki makna simbolis untuk menetralisir energi negatif dan menciptakan keseimbangan alam.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, situasi di wilayah Kecamatan Sekupang terpantau aman dan kondusif. (Rara)





