Tren "Silent Walking" di Batam: Olahraga Tanpa Gadget Jadi Pelarian Stres Warga Urban
Ulasan mengenai tren kesehatan mental Silent Walking di Batam per April 2026 sebagai solusi bagi warga urban untuk mengurangi ketergantungan pada gadget.
(Batam24.com) | BATAM – Kawasan Dataran Engku Putri, Batam Centre, pada Selasa sore, 14 April 2026, nampak dipenuhi oleh warga yang melakukan aktivitas unik bertajuk "Silent Walking". Berbeda dengan joging pada umumnya, tren yang sedang viral di TikTok ini mewajibkan pelakunya untuk berjalan kaki selama 30 menit tanpa mendengarkan musik, tanpa membuka ponsel, dan tanpa berbicara dengan rekan di sampingnya. Fenomena ini muncul sebagai respons masyarakat Batam terhadap kejenuhan stimulasi digital (digital overstimulation) yang mengakibatkan tingkat kecemasan meningkat di lingkungan kerja yang kompetitif.
Para praktisi kesehatan mental menyebutkan bahwa berjalan dalam keheningan total membantu otak untuk masuk ke fase istirahat aktif, di mana seseorang bisa lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan detak jantungnya sendiri. Sejumlah komunitas ekspatriat di Batam juga mulai mengadopsi tren ini sebagai bagian dari gaya hidup minimalis. Di media sosial, tagar #SilentWalkingBatam mulai ramai dengan testimoni warga yang mengaku merasa lebih tenang dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik setelah rutin melakukan aktivitas ini tiga kali seminggu di area terbuka hijau.
(Dykha)






