Kebangkitan Real World Assets (RWA) di Ekosistem Blockchain

Mengulas tren tokenisasi aset fisik (RWA) di blockchain yang menghubungkan keuangan tradisional dengan dunia kripto.

Kebangkitan Real World Assets (RWA) di Ekosistem Blockchain
Punya properti kini semudah beli kripto! Pelajari bagaimana teknologi RWA mengubah aset fisik menjadi token digital yang likuid dan menguntungkan.




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | JAKARTA – Tren tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) menjadi topik paling hangat di industri kripto sepanjang tahun 2026. Melalui teknologi blockchain, aset fisik seperti properti, komoditas, hingga surat utang kini dapat dipecah menjadi unit digital yang lebih kecil dan terjangkau bagi investor ritel. Langkah ini dinilai sebagai jembatan besar yang menghubungkan keuangan tradisional (TradFi) dengan efisiensi sistem keuangan terdesentralisasi.

Proses tokenisasi ini memberikan likuiditas pada aset-aset yang sebelumnya sulit untuk diperjualbelikan secara cepat di pasar konvensional. Banyak perusahaan besar mulai melirik skema ini untuk memperluas jangkauan pendanaan mereka secara global tanpa terhambat batas geografis. Investor kini dapat memiliki fraksi dari gedung perkantoran di luar negeri atau emas batangan dengan transparansi kepemilikan yang terjamin melalui smart contract.

Meskipun prospeknya sangat menjanjikan, tantangan regulasi tetap menjadi perhatian utama bagi para pengembang platform RWA. Sinkronisasi antara hukum kepemilikan fisik dan bukti kepemilikan digital di blockchain harus berjalan selaras untuk menghindari sengketa di masa depan. Jika regulasi ini berhasil difinalisasi, tokenisasi aset diprediksi akan menjadi standar baru dalam manajemen kekayaan di era ekonomi digital yang semakin modern.

(Dykha)