Harga Emas Antam Anjlok Parah Rp77.000, Investor Emas Panik Berjamaah

Laporan mengenai anjloknya harga emas Antam sebesar Rp77.000 per gram pada 4 Maret 2026 yang memicu reaksi beragam dari para investor dan warga Indonesia.

Harga Emas Antam Anjlok Parah Rp77.000, Investor Emas Panik Berjamaah
Waduh, harga emas lagi "diskon" gede-gedean nih! Hari ini anjlok sampai Rp77 ribu per gram. Kamu tim yang lagi panik atau malah tim yang mau borong?




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | JAKARTA – Dunia investasi logam mulia dikejutkan dengan penurunan harga emas Antam yang sangat drastis pada Rabu pagi, 4 Maret 2026. Harga emas batangan dilaporkan merosot hingga Rp77.000 per gram, yang menjadikannya sebagai salah satu penurunan harian paling tajam di awal tahun ini, sehingga memicu kepanikan di kalangan investor ritel.

Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam kini bertengger di angka Rp3.045.000 per gram setelah sebelumnya sempat bertahan di level yang jauh lebih tinggi. Penurunan ini diduga dipicu oleh penguatan nilai tukar dolar Amerika serta respon pasar terhadap ketegangan konflik di Timur Tengah yang mulai menunjukkan sedikit deeskalasi di beberapa titik.

Kabar ini langsung menjadi viral di berbagai platform media sosial, terutama di grup-grup diskusi investasi dan perdagangan emas di Indonesia. Banyak warganet yang mengeluhkan kerugian nilai portofolio mereka, namun ada juga yang melihat ini sebagai kesempatan emas untuk melakukan aksi borong atau buy on weakness selagi harga sedang miring.

Antrean di beberapa butik emas dan toko perhiasan di kota-kota besar dilaporkan mengalami peningkatan sejak pagi hari oleh warga yang ingin memastikan harga secara langsung. Para pakar ekonomi menyarankan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru melakukan panic selling, mengingat harga emas dikenal fluktuatif namun cenderung naik dalam jangka panjang.

Di sisi lain, harga emas di Pegadaian dan jenis emas UBS juga dilaporkan mengalami penurunan yang serupa, meski dengan selisih angka yang sedikit berbeda. Fenomena ini menjadi pengingat bagi para investor pemula mengenai risiko investasi di aset safe haven yang sewaktu-waktu bisa mengalami koreksi cukup dalam akibat dinamika geopolitik global.

Pihak manajemen Antam menyatakan bahwa perubahan harga adalah hal yang lumrah dan mengikuti pergerakan harga emas dunia yang saat ini memang sedang dalam tekanan. Mereka menghimbau konsumen untuk selalu memantau pembaruan harga melalui kanal resmi guna menghindari informasi hoaks yang mungkin beredar di tengah kepanikan pasar.

Hingga Rabu sore, tagar #HargaEmas dan #Antam terus memuncaki daftar trending topic karena masyarakat masih terus memantau apakah harga akan kembali stabil atau justru merosot lebih dalam lagi. Kejadian ini menjadi salah satu sorotan utama ekonomi nasional yang paling banyak dibicarakan oleh warga Indonesia sepanjang hari ini.

(Dykha)