Insiden Kekerasan di VG Club Pasific Batam, Publik Soroti Lemahnya Sistem Keamanan
Batam24.com l Batam — Insiden kekerasan kembali mencoreng dunia hiburan malam di Kota Batam. Sebuah peristiwa pengeroyokan yang terjadi di VG Club Pasific memicu kekhawatiran publik terkait lemahnya sistem keamanan di tempat hiburan tersebut. Insiden ini terjadi pada Sabtu (13/12) dini hari, namun baru mencuat ke publik pada Jumat (25/12) setelah ramai diberitakan di sejumlah media daring.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi di dalam area klub ketika seorang pengunjung menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa orang, hingga mengalami luka lebam di bagian wajah. Kejadian tersebut mengundang sorotan tajam masyarakat, mengingat lokasi hiburan malam seharusnya menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung.
Sejumlah pihak menilai insiden tersebut mencerminkan lemahnya sistem pengamanan internal VG Club Pasific. Minimnya pengawasan, lambatnya respons petugas keamanan, serta tidak optimalnya pencegahan konflik antar-pengunjung disebut menjadi faktor utama terjadinya kekerasan tersebut.
Pengamat keamanan lokal menilai bahwa kurangnya pelatihan petugas keamanan dan absennya protokol penanganan konflik yang efektif berpotensi memperbesar risiko kejadian serupa terulang di masa mendatang. Selain itu, keterlambatan respons terhadap situasi krisis serta lemahnya deteksi dini konflik dinilai menjadi titik rawan dalam pengelolaan keamanan klub malam.
“Tanpa prosedur pengamanan yang ketat dan koordinasi yang baik dengan aparat kepolisian, tempat hiburan malam akan selalu rentan terhadap eskalasi konflik,” ujar salah satu pengamat keamanan.
Hingga berita ini diterbitkan, manajemen VG Club Pasific belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Meski beredar kabar bahwa kasus pengeroyokan telah diselesaikan secara damai, pihak manajemen terkesan enggan memberikan klarifikasi kepada publik.
Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, namun pihak manajemen VG Club Pasific enggan memberikan keterangan resmi hingga saat ini.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dan sistem keamanan yang profesional di tempat hiburan malam, guna mencegah terulangnya aksi kekerasan yang merugikan pengunjung maupun citra dunia hiburan di Batam.
(Red)





