Lapas Kelas IIA Batam Terima Kunjungan Kerja Direktur Binapi Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pembinaan Warga Binaan
Batam24.com | Batam – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam mendapat kehormatan menerima kunjungan kerja dan pengarahan langsung dari Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan (Binapi) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Yan Rusmanto, sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas IIA Batam tersebut diawali dengan penyambutan hangat oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, yang kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dan penyampaian materi kepada seluruh jajaran Lapas Batam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto, pejabat struktural, serta seluruh jajaran petugas yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Pengarahan yang disampaikan menjadi bekal penting dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya di bidang pembinaan narapidana dan anak binaan.
Dalam arahannya, Direktur Binapi Ditjenpas, Yan Rusmanto, menekankan pentingnya pelaksanaan pembinaan yang terarah, terukur, dan berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan. Menurutnya, keberhasilan sistem pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kemampuan lembaga pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan siap kembali diterima di tengah masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan sesuai dengan prinsip-prinsip pemasyarakatan yang humanis.
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja dan pengarahan yang diberikan Direktur Binapi Ditjenpas. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi seluruh jajaran Lapas Batam untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan.
"Merupakan suatu kehormatan bagi kami menerima kunjungan kerja dan arahan langsung dari Bapak Direktur Binapi. Materi dan masukan yang disampaikan menjadi bekal yang sangat berharga dalam meningkatkan pelaksanaan tugas pembinaan di Lapas Batam. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pembentukan warga binaan yang lebih baik," ujar Yosafat Rizanto.
Ia menambahkan, sinergi dan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah, dan seluruh Unit Pelaksana Teknis merupakan faktor penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin maju dan berdampak.
Menurutnya, komunikasi yang baik antar jenjang organisasi akan memperkuat implementasi berbagai program pembinaan, baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Kegiatan pengarahan berlangsung secara interaktif, di mana para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai masukan terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta mencari solusi terhadap berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Batam semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembinaan warga binaan, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Kunjungan Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Ditjenpas ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memastikan seluruh program pembinaan di Unit Pelaksana Teknis berjalan secara optimal, selaras dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, Kantor Wilayah, dan Lapas Batam, diharapkan sistem pemasyarakatan dapat terus berkembang menjadi lebih profesional, humanis, dan bermartabat, serta mampu mencetak warga binaan yang siap kembali menjadi pribadi yang produktif dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. (Rara)

