Penemuan Situs Kerajaan Majapahit Terbaru di Kediri: Arkeolog Temukan Koin Emas
Penemuan struktur bangunan dan koin emas kuno era Majapahit di lokasi proyek tol Kediri pada 23 Maret 2026 yang menghebohkan dunia arkeologi Indonesia.
Batam24.com | KEDIRI – Arkeologi Penemuan mengejutkan terjadi di sebuah lahan proyek pembangunan jalan tol di wilayah Kediri, Jawa Timur, pada Senin, 23 Maret 2026. Para pekerja secara tidak sengaja menemukan struktur bangunan bata merah kuno yang diduga kuat merupakan bagian dari kompleks pemukiman bangsawan era Kerajaan Majapahit. Arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan ekskavasi awal.
Dalam proses penggalian sementara, tim menemukan puluhan koin emas kuno, gerabah bermotif halus, serta sisa-sisa alat rumah tangga dari perunggu. Struktur bata merah yang ditemukan memiliki dimensi yang jauh lebih besar dibandingkan bata zaman sekarang, ciri khas arsitektur klasik Jawa Timur abad ke-14. Penemuan ini dianggap sebagai salah satu yang paling signifikan dalam satu dekade terakhir bagi sejarah Majapahit.
Kepala tim arkeolog menyatakan bahwa situs ini kemungkinan besar merupakan gerbang masuk menuju sebuah kadipaten penting di masa lalu. Letaknya yang strategis di dekat aliran sungai menguatkan teori bahwa area ini dulunya adalah pusat perdagangan yang ramai. Penemuan koin emas menunjukkan tingkat kemakmuran masyarakat yang bermukim di sana pada masa kejayaannya.
Pemerintah daerah setempat segera menginstruksikan penghentian sementara proyek jalan tol di area tersebut untuk menjaga integritas situs. Warga sekitar mulai berdatangan karena penasaran ingin melihat langsung peninggalan leluhur mereka dari dekat. Pihak kepolisian telah memasang pagar pengaman agar tidak ada benda-benda bersejarah yang diambil oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Rencana ekskavasi menyeluruh akan dilakukan selama beberapa bulan ke depan dengan melibatkan pakar sejarah dari berbagai universitas. Ada harapan besar bahwa situs ini dapat mengungkap sisi lain dari kehidupan sosial masyarakat Majapahit yang belum tercatat dalam kitab kuno. Penemuan ini juga berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah baru di Jawa Timur.
Foto-foto koin emas dan reruntuhan bangunan tersebut viral di internet, memicu diskusi hangat di kalangan pecinta sejarah. Banyak yang memuji langkah cepat pemerintah dalam melindungi aset budaya bangsa tersebut. Pendidikan sejarah bagi generasi muda dianggap akan semakin kaya dengan adanya bukti fisik yang nyata seperti penemuan di Kediri ini.
Masyarakat diminta untuk melaporkan jika menemukan benda serupa di sekitar lingkungan mereka guna pendataan sejarah yang lebih akurat. Situs ini kini menjadi perhatian nasional dan diprediksi akan menjadi cagar budaya yang dilindungi undang-undang. Upaya pelestarian terus dilakukan agar warisan nenek moyang tetap terjaga untuk masa depan.
(Dykha)






