Viral Penyesuaian Harga BBM Pertamina per 5 Maret 2026Pertamina Resmi Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi Per 5 Maret 2026

PT Pertamina resmi menaikkan harga BBM non-subsidi per 5 Maret 2026 menyusul kenaikan harga minyak dunia, memicu antrean di berbagai SPBU.

Viral Penyesuaian Harga BBM Pertamina per 5 Maret 2026Pertamina Resmi Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi Per 5 Maret 2026
Dompet makin tipis? Harga BBM non-subsidi resmi naik per hari ini, 5 Maret 2026. Pantau harga terbaru di daerahmu dan tetap bijak dalam berkendara ya!




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com) | Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku efektif pada hari ini, Kamis (5/3/2026). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap fluktuasi harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik akibat ketegangan geopolitik di beberapa wilayah produsen minyak utama. Kenaikan ini mencakup jenis Pertamax, Pertamax Turbo, serta varian Dexlite dan Pertamina Dex di seluruh SPBU di Indonesia.

Sejak pengumuman dikeluarkan pada tengah malam, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan terpantau lebih padat dari biasanya. Banyak pengendara mobil pribadi dan sepeda motor yang mencoba mengisi penuh tangki kendaraan mereka sebelum harga baru benar-benar diterapkan secara sistematis di mesin pompa. Fenomena antrean ini sempat viral di media sosial karena menyebabkan kemacetan singkat di beberapa ruas jalan protokol.

Pihak Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini merupakan hal yang rutin dilakukan secara berkala mengikuti mekanisme pasar global. Meskipun harga non-subsidi naik, pemerintah memastikan bahwa harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah. Evaluasi harga ini dilakukan dengan mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang juga sedang bergejolak.

Beberapa pengamat ekonomi menilai kenaikan ini akan memberikan dampak berantai pada biaya logistik dan transportasi umum. Jika harga operasional angkutan meningkat, dikhawatirkan harga kebutuhan pokok di pasar juga akan ikut merangkak naik dalam waktu dekat. Masyarakat diharapkan dapat melakukan efisiensi dalam penggunaan kendaraan pribadi dan mulai melirik transportasi publik sebagai alternatif yang lebih hemat.

Di sisi lain, tren kendaraan listrik (EV) diprediksi akan semakin diminati seiring dengan mahalnya harga bahan bakar fosil. Pemerintah terus mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik dengan memberikan berbagai insentif bagi konsumen. Kenaikan harga BBM hari ini menjadi momentum bagi sebagian warga untuk mempertimbangkan beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis dalam jangka panjang.

Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan BBM yang dapat membahayakan keselamatan serta melanggar hukum. Petugas kepolisian dan pihak keamanan SPBU disiagakan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas selama masa transisi harga ini. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah mulai menerima kondisi harga baru tersebut meskipun dengan berat hati.

Informasi mengenai detail harga terbaru untuk setiap provinsi dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi perusahaan. Pertamina berjanji akan terus memberikan pelayanan terbaik dan menjamin ketersediaan stok BBM di seluruh pelosok negeri tetap aman terkendali.

(Dykha)