Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Kamis Sore

BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang di Jabodetabek pada 5 Maret 2026.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Kamis Sore
Jakarta lagi nggak ramah cuaca nih! BMKG keluarin peringatan dini hujan lebat & angin kencang buat sore ini. Yang lagi di jalan, hati-hati ya, jangan neduh sembarangan!




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

(Batam24.com) | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek pada Kamis (5/3/2026). Hujan dengan intensitas lebat yang disertai kilat dan angin kencang diprediksi akan berlangsung dari siang hingga menjelang sore hari, mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Beberapa ruas jalan utama di Jakarta dilaporkan mulai mengalami genangan air akibat drainase yang tidak mampu menampung debit hujan yang turun sangat cepat. Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang dan baliho roboh akibat angin kencang. BMKG menyarankan warga untuk menunda perjalanan jika kondisi tidak mendesak.

Kejadian ini sempat viral di Twitter (X) setelah beberapa video memperlihatkan kondisi angin kencang yang mengguncang area perkantoran di Jakarta Pusat. Beberapa gedung dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian fasad karena hempasan angin yang cukup kuat. Petugas BPBD disiagakan di titik-titik rawan banjir untuk memberikan bantuan darurat.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh aktivitas awan Cumulonimbus yang sangat aktif di wilayah barat Jawa. Fenomena ini diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring dengan puncak musim penghujan yang bergeser. Masyarakat diminta memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG setiap saat.

Pihak kepolisian juga melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik untuk menghindari penumpukan kendaraan di area yang tergenang. Pengendara motor diminta tidak berteduh di bawah jembatan layang atau underpass karena dapat memicu kemacetan parah. Keselamatan diri harus menjadi prioritas utama di tengah cuaca buruk ini.

(Dykha)