Harga Tiket Feri Batam-Singapura Melonjak Jelang Libur Panjang Maret
Harga tiket feri Batam-Singapura melonjak hingga Rp900 ribu PP jelang libur panjang Maret 2026, memicu keluhan warga dan desakan audit dari DPRD.
Batam24.com | BATAM – Pengadilan Menjelang libur panjang awal Maret 2026, harga tiket kapal feri rute Batam menuju Singapura terpantau mengalami kenaikan signifikan mencapai Rp850.000 hingga Rp900.000 untuk perjalanan pulang-pergi (PP). Kenaikan ini dikeluhkan oleh banyak calon penumpang yang berencana menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di negara tetangga. Pihak operator feri beralasan kenaikan dipicu oleh tingginya permintaan serta meningkatnya biaya operasional di tengah fluktuasi harga bahan bakar laut.
Masyarakat menilai harga tiket saat ini sudah tidak masuk akal dan memberatkan warga lokal yang memiliki keperluan bisnis maupun keluarga di Singapura. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri meminta pemerintah pusat segera turun tangan untuk melakukan audit terhadap tarif feri internasional yang dinilai terlalu fluktuatif tanpa kontrol yang jelas. Meskipun harga naik, antrean di Pelabuhan Internasional Batam Center dan Harbour Bay tetap terpantau padat sejak pagi tadi.
Sejumlah asosiasi pariwisata khawatir kenaikan harga tiket ini akan berdampak pada penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam. Mereka mendesak adanya standarisasi harga agar Batam tetap kompetitif dibandingkan destinasi wisata lainnya di Asia Tenggara. Sementara itu, beberapa warga memilih untuk menunda perjalanan mereka hingga harga tiket kembali stabil atau beralih ke rute lain yang lebih terjangkau melalui pelabuhan alternatif.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berjanji akan memanggil pihak asosiasi operator feri untuk mencari solusi tengah guna menekan lonjakan harga. Transparansi mengenai komponen biaya tiket menjadi poin utama yang dituntut oleh publik agar tidak terjadi monopoli harga sepihak oleh oknum tertentu. Pengawasan di pelabuhan juga ditingkatkan untuk memastikan layanan tetap maksimal meskipun jumlah penumpang membludak selama masa libur panjang ini.
(Dykha)





