Satpol PP Batam Tertibkan PKL di Jembatan 1 Barelang Saat Ngabuburit

Satpol PP Batam menertibkan PKL dan parkir liar di Jembatan 1 Barelang guna mengurai kemacetan saat warga ramai melakukan ngabuburit di sore hari.

Satpol PP Batam Tertibkan PKL di Jembatan 1 Barelang Saat Ngabuburit
Biar ikon Batam tetap cantik dan nggak macet! Satpol PP tertibkan PKL di atas Jembatan 1 Barelang sore ini. Yuk, kalau ngabuburit parkir di tempatnya dan jangan jualan di badan jalan ya sobat. Barelang aman, ibadah tenang!




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | BATAM – Pengadilan Personel Satpol PP Kota Batam melakukan penertiban terhadap puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar Jembatan 1 Barelang sore tadi. Langkah ini diambil karena aktivitas perdagangan di bahu jembatan tersebut memicu kemacetan parah dan mengganggu kenyamanan warga yang sedang menikmati waktu ngabuburit. Petugas memberikan teguran keras dan mengarahkan pedagang untuk pindah ke lokasi yang telah disediakan di area parkir bawah jembatan.

Penertiban ini sempat diwarnai adu mulut antara pedagang dan petugas, namun situasi berhasil dikendalikan secara kondusif tanpa adanya kekerasan fisik. Pihak Satpol PP menegaskan bahwa Jembatan Barelang adalah objek vital dan ikon kota yang harus dijaga kebersihan serta kelancaran lalu lintasnya dari parkir liar kendaraan pengunjung. Selain PKL, petugas juga merazia sejumlah pemuda yang melakukan aksi "standing" motor di sepanjang jembatan yang membahayakan keselamatan orang lain.

Wali Kota Batam sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran mengenai larangan berjualan di atas jembatan demi menjaga ketertiban umum selama bulan Ramadan. Pengunjung yang memarkirkan kendaraannya sembarangan juga diberikan sanksi berupa penggembokan ban oleh petugas Dinas Perhubungan yang turut berjaga di lokasi. Masyarakat diharapkan bisa menikmati momen Ramadan dengan tetap mematuhi aturan demi kepentingan bersama dan keindahan ikon Batam.

Pos pengamanan terpadu telah didirikan di sekitar Jembatan Barelang untuk memantau situasi secara berkala hingga malam hari. Pemerintah berencana melakukan penataan area kuliner yang lebih representatif agar pedagang tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu fungsi utama jembatan sebagai jalur transportasi. Penertiban rutin akan terus dilakukan sepanjang bulan suci ini guna memastikan area wisata tetap tertib dan aman.

(Dykha)