Kapolsek KKP Batam Himbau Pemudik Beli Tiket Resmi, Hindari Calo
Batam24.com l BATAM – Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam mengambil langkah tegas terhadap praktik percaloan yang meresahkan pemudik di Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur.
Melalui tim gabungan Satgas Gakkum Operasi Ketupat Seligi 2026, aparat berhasil membongkar sindikat calo tiket yang beroperasi di kawasan pelabuhan. Ironisnya, dalam pengungkapan tersebut turut menyeret dua oknum petugas ASDP sebagai tersangka.
Kapolsek KKP Batam, AKP Zharfan Edmond, mengimbau masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran calo yang menjanjikan kemudahan keberangkatan dengan harga tinggi.
“Beli tiket hanya melalui jalur resmi. Praktik calo tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga memicu ketidaktertiban dan penumpukan penumpang,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan, saat ini masih terdapat sejumlah calon penumpang tujuan Kuala Tungkal yang berada di pelabuhan namun belum memiliki tiket.
Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan ASDP dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) guna mencari solusi.
Hasil koordinasi tersebut, akan dilakukan penambahan dua armada pada Rabu, 18 Maret 2026. Kapal KN Sarotama P112 dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Bintang 99 pukul 00.00 WIB dengan kapasitas 130 penumpang pejalan kaki. Sementara KMP Tanjung Burang akan berangkat dari Pelabuhan ASDP Telaga Punggur pukul 18.00 WIB dengan kapasitas 200 penumpang dan 23 unit kendaraan.
Bagi masyarakat yang ingin berangkat, dapat mendaftar langsung di TPS Batam (Buffer Zone) dengan membawa identitas resmi seperti KTP, SIM, atau Kartu Keluarga.
Kapolsek memastikan pengawasan ketat akan terus dilakukan di seluruh pelabuhan di Batam guna menjamin kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas jika menemukan indikasi praktik percaloan.
“Praktik percaloan tidak hanya merugikan masyarakat karena harga tiket dijual jauh lebih mahal, tetapi juga dapat menimbulkan ketidaktertiban dan penumpukan penumpang, terutama menjelang arus mudik Lebaran,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan dan tidak akan ragu menindak tegas pelaku percaloan yang memanfaatkan momentum Lebaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di pelabuhan dengan tidak menggunakan jasa calo serta segera melaporkan jika menemukan praktik percaloan,” tutup AKP Zharfan. (Rara)





