Kebakaran Hutan Lindung Terjadi di Kawasan Pemakaman Sei Temiang, Polsek Sekupang Turun Langsung Lakukan Pemadaman
Batam24.com l Batam – Kebakaran hutan lindung terjadi di kawasan Pemakaman Sei Temiang, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Sekupang bersama tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H turun langsung memimpin penanganan di lokasi kejadian bersama personel Polsek Sekupang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Intelkam Polsek Sekupang Ipda Pebriadi, S.A.P, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Riau Aiptu Andi W, serta 8 personel Polsek Sekupang dan 8 personel Manggala Agni yang didukung dengan dua unit kendaraan pemadam kebakaran.
Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Sekupang langsung menuju lokasi kejadian. Sekira pukul 15.40 WIB, petugas tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman bersama tim gabungan.
“Personel kami bersama tim Manggala Agni langsung melakukan pemadaman api di lokasi. Hingga saat ini petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api agar tidak meluas ke area hutan lainnya,” ujar Kapolsek Sekupang.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Sekupang juga melakukan sejumlah langkah kepolisian, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, membantu proses pemadaman api, melakukan dokumentasi, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
Berdasarkan informasi sementara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun diduga kebakaran terjadi akibat aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar yang kemudian merambat ke kawasan hutan lindung.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun diperkirakan sekitar kurang lebih 2 hektare lahan hutan telah terdampak kebakaran.
Petugas di lapangan juga menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman, di antaranya kondisi lokasi yang berada di area perbukitan sehingga menyulitkan petugas untuk menjangkau titik api. Selain itu, keterbatasan sumber air serta jangkauan pompa dan selang pemadam juga menjadi tantangan dalam upaya pemadaman.
Saat ini petugas gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api guna mencegah kebakaran meluas ke area hutan lainnya. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan yang berdampak luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (Rara)






