Mimpi ke Piala Dunia: Era Baru Timnas Indonesia di Bawah John Herdman dan Target 2030
Artikel ini membahas kondisi terkini Timnas Indonesia di awal tahun 2026, pasca kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026. Fokus berita mencakup penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru, target jangka panjang menuju Piala Dunia 2030, jadwal FIFA Series 2026 melawan Bulgaria dan Peru, serta update terbaru mengenai proyek naturalisasi pemain diaspora.
Batam24.com | JAKARTA – Harapan masyarakat Indonesia untuk melihat Skuad Garuda berlaga di panggung sepak bola tertinggi dunia kembali membuncah di awal tahun 2026. Meski langkah di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sempat terhenti setelah kekalahan dramatis dari Irak dan Arab Saudi pada akhir tahun lalu, PSSI telah mengambil langkah revolusioner dengan menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala baru.
Pelatih asal Inggris yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 ini secara resmi diperkenalkan pada Selasa (13/1/2026). Dalam pernyataan perdananya, Herdman menegaskan bahwa visinya bukan sekadar partisipasi, melainkan membangun budaya pemenang. Fokus utama PSSI kini bergeser pada proyek jangka panjang menuju Piala Dunia 2030, dengan memanfaatkan fondasi kuat pemain diaspora dan talenta lokal yang ada saat ini.
Sebagai langkah awal, Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi turnamen FIFA Series 2026 pada Maret mendatang. Indonesia telah ditunjuk menjadi tuan rumah dan akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai konfederasi, seperti Bulgaria, Peru, serta Saint Kitts dan Nevis. Laga ini akan menjadi ujian perdana bagi Herdman untuk meracik strategi dengan pemain pilar seperti Jay Idzes dan Rizky Ridho.
Selain itu, PSSI juga tengah mengupayakan naturalisasi beberapa pemain diaspora baru yang berkompetisi di liga-liga top Eropa, termasuk kabar pendekatan terhadap Laurin Ulrich (VfB Stuttgart) dan Jenson Seelt (Sunderland). Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat kedalaman skuad demi mewujudkan mimpi besar Indonesia menembus jajaran elit sepak bola dunia dalam empat tahun ke depan.
(Dykha)





