Peringatan Bandung Lautan Api 2026: Ribuan Warga Bandung Gelar Pawai Obor
Liputan peringatan peristiwa Bandung Lautan Api pada 23 Maret 2026 di Bandung yang dimeriahkan dengan pawai obor dan pertunjukan kolosal untuk mengenang perjuangan pahlawan.
Batam24.com | BANDUNG – Sejarah Nasional Semangat nasionalisme membara di Kota Kembang saat ribuan warga memperingati peristiwa sejarah Bandung Lautan Api pada Senin, 23 Maret 2026. Acara yang dimulai dengan pawai obor ini melintasi jalan-jalan protokol, mengingatkan kembali pengorbanan para pejuang yang membumihanguskan Bandung agar tidak jatuh ke tangan sekutu. Suasana malam menjadi syahdu dengan nyanyian lagu-lagu perjuangan yang dikumandangkan oleh para pemuda.
Pemerintah Kota Bandung sengaja menggelar acara ini dengan skala besar untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada generasi milenial dan Gen Z. Di pusat kota, sebuah teater musikal dipentaskan secara kolosal yang menggambarkan detik-detik peristiwa 24 Maret 1946. Warga tampak antusias memadati area monumen Bandung Lautan Api meskipun cuaca sempat mendung.
Wali Kota Bandung dalam pidatonya menekankan bahwa semangat pengorbanan tidak boleh padam di era digital ini. Ia mengajak warga untuk terus berkarya dan menjaga integritas kota sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. "Bandung bukan hanya kota wisata, tapi kota yang dibangun di atas keberanian," tegasnya di hadapan para hadirin.
Kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisatawan yang sedang menikmati libur Lebaran di Bandung. Mereka ikut serta dalam barisan pawai dan mendokumentasikan momen langka tersebut ke media sosial. Hal ini membuat tagar #BandungLautanApi2026 viral dan menjadi tren positif di tengah hiruk-pikuk arus balik yang sedang terjadi.
Selain pawai obor, beberapa komunitas sejarah juga mengadakan diskusi publik mengenai makna strategi bumi hangus dalam perang kemerdekaan. Edukasi sejarah seperti ini dinilai penting agar anak muda tidak melupakan akar perjuangan bangsa. Berbagai pameran foto sejarah juga dibuka untuk umum di beberapa galeri seni di sepanjang Jalan Braga.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi acara sempat dialihkan untuk memberikan ruang bagi para peserta pawai. Petugas kepolisian dan Dishub bekerja keras mengatur alur kendaraan agar acara tetap berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas warga lainnya. Kebersihan lokasi acara juga tetap terjaga berkat kerja sama tim kebersihan yang sigap.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Cahaya obor yang menerangi malam seakan menjadi simbol harapan bagi kemajuan Bandung di masa depan. Semangat persatuan sangat terasa dalam peringatan yang berlangsung khidmat dan meriah ini.
(Dykha)






