Perpadi Kepri Siap Dukung Bulog Olah Cadangan Beras Jadi Produk Komersial, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Batam24.com | BATAM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kepulauan Riau menyatakan komitmennya mendukung program strategis Perum Bulog dalam mengolah sekitar dua juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menjadi beras medium dan premium dengan merek Beras Kita. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ketua DPD Perpadi Kepri, Syamsul, S.H., mengatakan kebijakan tersebut merupakan hasil kesepakatan yang disampaikan Direktur Utama Perum Bulog dalam pertemuan bersama Ketua Umum Perpadi dan seluruh Ketua DPD Perpadi se-Indonesia di Jakarta.
Menurutnya, keterlibatan Perpadi dalam pengolahan Cadangan Beras Pemerintah merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada pelaku usaha penggilingan padi untuk ikut menjaga keseimbangan sistem pangan nasional, mulai dari proses produksi hingga distribusi.
"Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan cadangan beras dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain menjaga ketersediaan stok, kebijakan ini juga memberikan kepastian bagi pengusaha penggilingan padi dan petani agar roda perekonomian sektor pangan tetap bergerak," ujar Syamsul di Batam, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, pengolahan CBP menjadi beras medium dan premium akan memberikan nilai tambah terhadap cadangan beras pemerintah sekaligus menghadirkan produk berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Di sisi lain, program tersebut juga diyakini mampu meredam gejolak harga beras yang kerap dipengaruhi fluktuasi harga gabah di tingkat petani maupun perubahan kondisi pasar.
"Ketika stok pemerintah dapat dikelola dengan baik menjadi produk yang siap dipasarkan, maka keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kepentingan petani bisa tetap terjaga. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga pangan," katanya.
Sebagai wilayah kepulauan, Kepulauan Riau memiliki tantangan tersendiri dalam pendistribusian bahan pangan. Karena itu, Perpadi Kepri menyatakan siap berkolaborasi dengan Bulog agar proses pengolahan hingga penyaluran Beras Kita dapat berjalan efektif, termasuk menjangkau daerah-daerah terpencil, pulau terluar, dan kawasan perbatasan.
Syamsul menilai sinergi antara Bulog dan Perpadi akan memperkuat jaringan distribusi beras di Kepri yang selama ini mengandalkan jalur laut. Dengan dukungan pelaku usaha penggilingan padi, proses penyediaan beras bagi masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
Selain menjamin ketersediaan pangan, keterlibatan Perpadi juga dinilai dapat mendukung langkah pemerintah dalam mengantisipasi peredaran beras impor ilegal yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar domestik, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau.
Menurut Syamsul, penguatan distribusi beras hasil produksi dalam negeri menjadi salah satu cara efektif menjaga daya saing beras nasional sekaligus melindungi petani dan pelaku usaha penggilingan padi dari dampak masuknya produk yang tidak sesuai ketentuan.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada koordinasi yang baik antara pemerintah, Bulog, Perpadi, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pangan.
"Perpadi Kepri siap mengambil peran dalam menyukseskan program pemerintah ini. Kami berharap kolaborasi yang terbangun dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga stok beras tetap aman, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang terjangkau," tegasnya.
Syamsul, yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), optimistis kebijakan tersebut akan memberikan dampak positif bagi seluruh rantai pasok beras nasional.
Melalui sinergi Bulog dan Perpadi, pemerintah diharapkan mampu menjaga keberlanjutan cadangan beras nasional, meningkatkan nilai tambah hasil pengelolaan CBP, serta memperkuat sistem distribusi pangan hingga ke seluruh pelosok Indonesia.
Program pengolahan Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras medium dan premium bermerek Beras Kita juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional di tengah dinamika pasar, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap beras berkualitas dengan harga yang stabil.

