Polsek Bengkong Gelar Minggu Kasih Kamtibmas di Gereja Impact Community, Ajak Jemaat Waspada Penipuan Online

Polsek Bengkong Gelar Minggu Kasih Kamtibmas di Gereja Impact Community, Ajak Jemaat Waspada Penipuan Online




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com l Batam – Jajaran Polsek Bengkong melaksanakan kegiatan Minggu Kasih Kamtibmas bersama jemaat Gereja Impact Community di Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Minggu (8/3/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut diikuti kurang lebih 300 orang jemaat dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban serta dialog antara polisi dan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Polri dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan dipimpin oleh Penanggung Jawab IPTU Yuli Endra, S.K.K.K selaku Ps Kapolsek Bengkong, dengan kehadiran personel Polsek Bengkong di antaranya Bhabinkamtibmas Kelurahan Bengkong Indah AIPDA Maliki serta anggota Samapta Regu I BRIPKA Ibnu Krismaya Sitorus.

Dalam sambutannya, BRIPKA Ibnu Krismaya Sitorus menyampaikan apresiasi kepada para jemaat yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan Minggu Kasih Kamtibmas tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program prioritas Kapolri yang bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat kerja sama antara Polsek Bengkong dengan masyarakat Kecamatan Bengkong.

“Apabila ada permasalahan terkait kamtibmas, saran, kritik maupun masukan yang membangun dari bapak dan ibu sekalian kepada Polsek Bengkong, silakan disampaikan demi kebaikan kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bengkong Indah AIPDA Maliki dalam kesempatan tersebut memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan online.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar yang tidak masuk akal serta tidak sembarangan memberikan informasi pribadi seperti data perbankan maupun kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mengklik tautan dari sumber yang tidak jelas serta selalu melakukan pengecekan terhadap informasi maupun domain yang diterima.

“Jika menjadi korban penipuan online, segera laporkan kepada pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata AIPDA Maliki.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara personel kepolisian dan jemaat gereja sebelum akhirnya ditutup sekitar pukul 10.30 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Rara)