Respons Cepat TNI AL Selamatkan Delapan ABK KM Batam Indah 9 yang Tenggelam di Perairan Batam
Batam24.com | Batam – Kesigapan personel TNI Angkatan Laut kembali terlihat dalam penanganan kecelakaan laut di wilayah perairan Kepulauan Riau. Unsur patroli jajaran Komando Daerah Maritim (Kodaeral) IV melalui Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapor berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan seluruh anak buah kapal (ABK) KM Batam Indah 9 yang mengalami musibah tenggelam di perairan Batam, Selasa (23/6/2026).
KM Batam Indah 9 yang berlayar dari Sekupang menuju Singapura dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran pada bagian buritan kapal. Kebocoran tersebut diduga disebabkan kondisi kayu lambung kapal yang telah lapuk sehingga air laut masuk dan memenuhi badan kapal.
Saat kejadian, kapal yang mengangkut muatan komponen elektronik itu diawaki delapan orang, termasuk nahkoda. Beruntung, seluruh ABK berhasil menyelamatkan diri dan dievakuasi oleh kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian sebelum dipindahkan ke LCT Ayu 68 untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Mendapatkan laporan insiden tersebut, KAL Mapor segera bergerak menuju lokasi guna melaksanakan pengamanan area, memastikan kondisi para korban, serta mengawal LCT Ayu 68 menuju titik aman untuk memperlancar proses evakuasi.
Selanjutnya, seluruh ABK KM Batam Indah 9 dipindahkan dari LCT Ayu 68 ke KAL Mapor dan dibawa menuju Dermaga Kodaeral IV Batam. Setibanya di dermaga, para korban langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan Diskes Kodaeral IV.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh ABK dinyatakan dalam kondisi sehat dan selamat. Mereka terdiri dari Nahkoda Adenan (47), Dedi Santoso (30), Zulkipli (55), Sumantri (55), Azwar (39), Murdin Siregar (50), Lukman (40), dan M. Pirnando (26).
Peristiwa ini menjadi bukti kesiapsiagaan unsur-unsur TNI Angkatan Laut jajaran Kodaeral IV dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan memberikan bantuan cepat terhadap kecelakaan laut yang terjadi di wilayah perairan Kepulauan Riau.
Selain menjalankan tugas pengamanan laut, unsur patroli Kodaeral IV juga terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan alutsista guna menjamin keamanan serta keselamatan aktivitas pelayaran, khususnya di jalur perairan yang menjadi urat nadi transportasi dan perdagangan di wilayah Kepulauan Riau. (Rara)


