Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kepri dan IJTI Gelar Perlombaan Berhadiah Puluhan Juta

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kepri dan IJTI Gelar Perlombaan Berhadiah Puluhan Juta




Batam24.com | BATAM – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polda Kepri bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Kepri menggelar sejumlah perlombaan bagi jurnalis, pelajar, dan mahasiswa dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Kegiatan yang mengusung tema “Polisi untuk Masyarakat” tersebut bertujuan memeriahkan Hari Bhayangkara sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk lebih dekat dengan institusi kepolisian serta mengasah kreativitas dan kemampuan mereka.

Adapun perlombaan yang diselenggarakan terdiri dari tiga kategori, yakni Lomba Karya Jurnalistik, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi.

Lomba Karya Jurnalistik diperuntukkan bagi jurnalis aktif di wilayah Kepulauan Riau. Sementara Lomba Vlog dapat diikuti oleh pelajar dan mahasiswa, sedangkan Lomba Menulis Surat untuk Polisi ditujukan bagi pelajar tingkat SD dan SMP sederajat.

Ketua pelaksana kegiatan, Agus Faturohman atau yang akrab disapa Bagas, mengatakan seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan sesuai kategori dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

“Kami dari IJTI dipercaya menjadi panitia perlombaan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini. Perlombaan yang diselenggarakan oleh IJTI ini terdiri dari tiga jenis lomba dengan kategori dan persyaratannya masing-masing,” ujar Bagas, Selasa (12/5/2026).

Jurnalis Metro TV itu menjelaskan, ide kegiatan tersebut muncul dari diskusi para anggota IJTI yang melihat banyak potensi di Kepulauan Riau yang perlu diangkat dan dikembangkan, khususnya terkait peran dan tugas kepolisian untuk masyarakat.

Menurutnya, Kepri memiliki banyak sisi menarik, mulai dari keindahan alam hingga perjuangan anggota polisi yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia.

“Kepri ini berbatasan langsung dengan sejumlah negara seperti Singapura dan Malaysia, sehingga banyak kisah tentang polisi yang bertugas membantu dan peduli terhadap masyarakat di daerah perbatasan, tetapi belum banyak terekspos,” katanya.

Bagas menambahkan, masih banyak pelajar dan mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat sosok polisi, namun belum mengetahui cara mendekatkan diri dengan institusi kepolisian.

“Selama ini masih ada anggapan di masyarakat bahwa kalau anak nakal akan dilaporkan ke polisi atau dimarahi polisi. Padahal tidak serta merta demikian. Kami ingin menunjukkan sisi humanis polisi yang selalu hadir di tengah dan untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei, menyambut baik gagasan yang diinisiasi IJTI dalam penyelenggaraan perlombaan tersebut.

Menurutnya, banyak personel polisi yang bertugas di pulau-pulau terluar Kepulauan Riau dengan pengabdian yang jarang tersorot publik.

Padahal, para personel Polri tersebut bekerja dengan penuh ketulusan, empati, dan selalu berusaha menghadapi berbagai tantangan dengan luar biasa.

“Polda Kepri sangat berterima kasih atas perlombaan yang diinisiasi oleh rekan-rekan IJTI. Dengan adanya kegiatan ini, wawasan masyarakat tentang polisi-polisi yang bertugas di Kepulauan Riau, terlebih di wilayah perbatasan, bisa semakin terbuka,” ujarnya.

Nona juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan turut terlibat dalam proses penjurian setiap kategori perlombaan.

“Jadi kami juga akan tergabung dalam tim juri untuk memberikan penilaian terhadap setiap karya yang dikirim peserta,” tegasnya.

Berikut persyaratan perlombaan yang diumumkan panitia:

Lomba Karya Jurnalistik

Mengusung tema “Polisi untuk Masyarakat” dan diperuntukkan bagi jurnalis aktif di wilayah Kepulauan Riau. Naskah berita yang dikirim harus merupakan karya baru, belum pernah dilombakan, serta wajib telah tayang di media masing-masing peserta.

Lomba Vlog

Diikuti oleh pelajar dan mahasiswa di wilayah Kepulauan Riau. Peserta dapat membuat video dengan kreativitas masing-masing sesuai tema yang ditentukan panitia.

Lomba Menulis Surat untuk Polisi

Diperuntukkan bagi pelajar SD dan SMP sederajat dengan konsep menulis surat yang ditujukan kepada polisi. (Rara)