Sampah Menumpuk Berbulan-bulan, Warga Botania Garden Kecam Kinerja DLH Batam
Batam24.com | BATAM – Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah yang terbengkalai selama lebih dari dua pekan di Perumahan Botania Garden Blok B12, Kecamatan Batam Kota, serta kawasan ruko di sekitarnya, memicu keluhan dan kecaman dari warga.
Kondisi tersebut membuat lingkungan terlihat kumuh, menimbulkan bau tidak sedap, dan dikhawatirkan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar.
Salah seorang warga, Sukamto, mengaku kecewa karena persoalan pengangkutan sampah yang semestinya dilakukan secara rutin justru tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam beberapa bulan terakhir.
“Sudah tiga bulan kondisinya begini terus. Biasanya satu minggu sekali pasti diangkut setiap Senin atau Selasa. Tiap bulan uang kebersihan dipungut oleh RT setempat melalui security komplek sebesar Rp55 ribu. Namun sudah tiga bulan ini tidak terurus lagi,” ujar Sukamto dengan nada geram, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, warga selama ini tetap memenuhi kewajiban membayar iuran kebersihan. Karena itu, mereka mempertanyakan pelayanan yang diberikan terkait pengangkutan sampah di lingkungan perumahan tersebut.
Warga mendesak DLH Kota Batam segera menurunkan armada pengangkut sampah untuk membersihkan lokasi yang sudah dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga. Selain itu, mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap petugas maupun mandor lapangan yang bertanggung jawab di wilayah Batam Kota.
Jika tidak segera ditangani, warga khawatir tumpukan sampah yang terus membusuk akan menimbulkan berbagai penyakit, terutama bagi anak-anak, serta mengganggu aktivitas usaha di kawasan ruko sekitar.
“Hari ini yang dirugikan bukan hanya warga perumahan, tetapi juga para pelaku usaha di sekitar lokasi karena kondisi lingkungan menjadi tidak nyaman,” kata salah seorang warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DLH Kota Batam belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan pengangkutan sampah di kawasan tersebut. (Rara)


