Semangat Iduladha 1447 H, Lapas Batam Sembelih 8 Hewan Kurban untuk Warga Binaan dan Masyarakat
Batam24.com | Batam – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan di lingkungan Lapas Batam, Rabu (27/5/2026).
Mengusung tema “Meneguhkan Spirit Kurban untuk Merawat Alam dan Kemanusiaan”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai religius, kepedulian sosial, serta kebersamaan antara petugas dan warga binaan pemasyarakatan.

Foto saat pemotongan Hewan qurban di Lapas Batam
Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Lapas Batam menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan tiga ekor kambing yang berasal dari berbagai pihak sebagai bentuk sinergi dan kepedulian sosial dalam mendukung pembinaan warga binaan.
Adapun rincian hewan kurban tersebut terdiri dari dua ekor sapi sumbangan warga binaan, satu ekor sapi dari Badan Amil Zakat Nasional Kota Batam, satu ekor sapi dari Inkopasindo, serta satu ekor sapi dari Kejaksaan Republik Indonesia. Sementara itu, tiga ekor kambing berasal dari Koperasi Sapalindo sebanyak dua ekor dan Bank Rakyat Indonesia sebanyak satu ekor.
Penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh panitia kurban bersama petugas dan warga binaan dengan tetap memperhatikan kebersihan, ketertiban, serta sesuai syariat Islam. Selanjutnya, daging kurban didistribusikan kepada warga binaan dan pihak yang berhak menerima sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.
Kepala Lapas Batam, Yosfat Rizanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kurban tahun ini. Menurutnya, tema Iduladha 1447 Hijriah menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan maupun sesama manusia.
“Momentum Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Semangat kurban ini diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan serta menumbuhkan nilai kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan kurban ini juga menjadi bagian dari pembinaan spiritual dan kepribadian bagi warga binaan agar senantiasa menanamkan sikap empati, gotong royong, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat “Meneguhkan Spirit Kurban untuk Merawat Alam dan Kemanusiaan”, Lapas Batam berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat luas sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dan sosial di lingkungan pemasyarakatan.
(Rara)


