Atraksi Naga Semarakkan Imlek 2577 di Nagoya, Wali Kota Ajak Warga Bangun Batam Lebih Maju
Batam24.com I BATAM – Suasana kawasan pertokoan Nagoya, Kota Batam, dipadati ribuan warga dan wisatawan yang antusias menyaksikan perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Senin (16/2/2026) malam.
Sejumlah pemain menampilkan atraksi naga yang meliuk-liuk enerjik di tengah kerumunan penonton. Tabuhan genderang dan simbal berpadu dengan gerakan dinamis barongsai, menghadirkan kemeriahan khas pergantian tahun baru masyarakat Tionghoa.
Perayaan yang digelar oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) tersebut berlangsung meriah dan tertib. Masyarakat dari berbagai latar belakang tampak berbaur, menikmati suguhan seni budaya yang menjadi bagian dari tradisi Imlek.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan itu. Di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono, Ihtitah Sulaiman, serta Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Hadir pula Kapolda Kepri dan Wakapolda Kepri beserta jajaran, Komandan Lantamal, Pangkoarmada, Dandim 0316/Batam, perwakilan Bakamla, Danlanud Hang Nadim, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Bupati Anambas, serta unsur Forkopimda lainnya.
Ketua Panitia, Robinson Tan, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang telah menyukseskan perayaan tersebut, termasuk unsur kepolisian dan event organizer.
“Atas nama panitia dan seluruh relawan, kami memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan. Kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Salam rahayu,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Batam. Ia menegaskan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi bersama.
“Imlek bukan hanya perayaan, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi apa yang telah kita capai dan apa yang ingin kita tuju di tahun mendatang. Semoga di tahun ini kita dapat terus membangun Batam menjadi lebih baik. Kota ini milik kita bersama, kita yang menjaganya dan kita juga yang merawatnya,” ujarnya.
Perayaan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Harmoni antarumat beragama dan etnis di Batam kembali tercermin melalui kemeriahan Imlek yang menjadi simbol persatuan di tengah keberagaman masyarakat kota industri tersebut. (Rara)





