Cahaya Ramadan di Balik Jeruji, Pesantren Kilat Hadirkan Haru dan Harapan di Rutan Batam
Batam24.com l Batam – Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara Batam saat pembukaan kegiatan pesantren kilat bagi warga binaan digelar pada Senin (02/03). Program pembinaan kerohanian ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan cahaya Ramadan di balik tembok pembatas kebebasan.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Suya Kusuma. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pesantren kilat bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi diri bagi seluruh warga binaan.
“Pesantren kilat ini diharapkan menjadi ruang untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya penuh semangat.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu warga binaan. Lantunan ayat-ayat suci menggema di dalam rutan, menghadirkan ketenangan dan suasana haru yang menyentuh hati para peserta maupun petugas yang hadir.
Sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan, dilakukan penyematan kalung tanda peserta kepada perwakilan warga binaan. Prosesi tersebut menjadi penanda kesiapan dan komitmen mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian pesantren kilat dengan sungguh-sungguh selama bulan suci Ramadan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang menghadirkan motivasi serta siraman rohani. Para peserta tampak khusyuk menyimak tausiyah yang menekankan pentingnya taubat, kesabaran, dan tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan. Doa bersama yang dipanjatkan menambah suasana haru, memohon ampunan, kekuatan, serta kesempatan untuk memperbaiki masa depan.
Menambah semarak pembukaan, penampilan kompang turut memeriahkan acara. Tabuhan rebana yang berpadu dengan lantunan shalawat menghadirkan nuansa religius yang hangat dan mempererat kebersamaan di antara warga binaan.
Pembukaan pesantren kilat ini menjadi bukti bahwa di balik jeruji, selalu ada ruang untuk berubah dan menumbuhkan harapan baru. Ramadan menjadi pengingat bahwa setiap insan memiliki kesempatan untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menapaki jalan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. (Rara)





