Delegasi Jabatan Penjara Malaysia Kunjungi UPT Pemasyarakatan di Batam, Perkuat Kerja Sama dan Pertukaran Pengetahuan
Batam24.com | Batam – Delegasi Jabatan Penjara Malaysia melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kota Batam, Selasa (6/5/2026), dalam rangka memperkuat kerja sama serta meningkatkan pertukaran pengetahuan di bidang pemasyarakatan.
Delegasi dipimpin oleh Vinodh Elamkovam bersama 23 peserta lainnya. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program lawatan kerja untuk memperdalam pemahaman terkait sistem pembinaan, pengamanan, hingga pelayanan pemasyarakatan yang diterapkan di Indonesia.
Dalam agenda tersebut, delegasi mengunjungi beberapa UPT Pemasyarakatan di Batam, termasuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, memaparkan berbagai program pembinaan kemandirian dan kepribadian yang dijalankan bagi warga binaan.
“Kami menyambut baik kunjungan dari Penjara Malaysia. Semoga dengan kedatangan encik dan puan ke rumah kami, Lapas Batam dapat semakin mempererat hubungan antar kedua negara, khususnya di bidang pemasyarakatan,” ujar Yosafat Rizanto.
Selain memaparkan program pembinaan warga binaan, Kalapas Batam juga menjelaskan pelaksanaan sistem pengamanan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan kemandirian yang diterapkan di lingkungan pemasyarakatan.
Delegasi Penjara Malaysia turut meninjau langsung sarana dan prasarana pembinaan serta berdialog dengan para petugas mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Indonesia.
Vinodh Elamkovam selaku perwakilan Delegasi Penjara Malaysia menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta berharap ilmu dan pengalaman dari lawatan kerja tersebut dapat diterapkan di Malaysia.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dari lawatan ini dapat dibawa dan diterapkan kepada petugas penjara di Malaysia,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara pemasyarakatan Indonesia dan Malaysia semakin erat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan. (Rara)


