Diduga Sediakan Judi Bola Pimpong, PUB dan KTV Deluxe Batam Jadi Sorotan Publik

Diduga Sediakan Judi Bola Pimpong, PUB dan KTV Deluxe Batam Jadi Sorotan Publik




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | Batam – Aktivitas PUB & KTV Deluxe yang berlokasi di kawasan Winsor, tepatnya di belakang Hotel Kolekta, Kota Batam, tengah menjadi sorotan publik. Tempat hiburan malam yang diketahui baru beroperasi sekitar satu bulan tersebut diduga menyediakan praktik perjudian berupa permainan bola pimpong. Informasi ini mencuat pada Senin (12/01/2026).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPW IPJI) Kepulauan Riau, Ismail, menilai dugaan tersebut sebagai persoalan serius yang tidak dapat dibiarkan. Menurutnya, permainan bola pimpong telah lama dikategorikan sebagai bentuk perjudian yang dilarang oleh hukum.

“Jika benar praktik ini berlangsung, maka jelas telah terjadi pelanggaran terhadap izin usaha. Tempat hiburan tidak dibenarkan menyediakan aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun,” ujar Ismail kepada media.

Ismail juga menyoroti lemahnya pengawasan dari instansi terkait terhadap operasional tempat hiburan malam di Kota Batam. Ia menegaskan, pembiaran terhadap praktik semacam ini berpotensi menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai komitmen aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berharap Polresta Barelang segera melakukan penindakan. Jangan sampai muncul persepsi negatif di masyarakat seolah-olah ada pembiaran terhadap praktik perjudian yang sudah jelas dilarang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ismail meminta agar PUB & KTV Deluxe diberikan sanksi tegas apabila terbukti menyalahgunakan izin usaha yang dimiliki. Ia menilai langkah tegas diperlukan demi menjaga ketertiban umum serta memberikan efek jera bagi pelaku usaha lainnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, S.H., S.I.K., M.H., hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan resmi. Pihak media telah berupaya melakukan konfirmasi dengan menghubungi yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp, namun belum mendapatkan respons.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pengelola PUB & KTV Deluxe serta instansi terkait lainnya guna memperoleh klarifikasi resmi, sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan. (Rara)