Gempa Magnitudo 5.8 Guncang Bali: Wisatawan Sempat Panik Berhamburan

Laporan kejadian gempa bumi magnitudo 5.8 di Bali pada 23 Maret 2026, mencakup reaksi wisatawan, pernyataan BMKG, dan kondisi terkini di sektor pariwisata.

Gempa Magnitudo 5.8 Guncang Bali: Wisatawan Sempat Panik Berhamburan
Stay safe teman-teman di Bali! Barusan ada gempa yang cukup terasa, tapi tenang saja karena tidak berpotensi tsunami menurut BMKG. Tetap waspada ya!




IKLAN BC

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | DENPASAR – Bencana Alam Guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5.8 melanda wilayah Bali dan sekitarnya pada Senin sore, 23 Maret 2026. Gempa yang berpusat di laut ini dirasakan cukup kuat di Denpasar, Kuta, hingga sebagian wilayah Lombok. Ribuan wisatawan yang sedang menikmati libur Lebaran di kawasan pesisir sempat panik dan berhamburan keluar dari hotel serta pusat perbelanjaan untuk mencari tempat terbuka.

BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Kedalaman gempa yang cukup dangkal membuat getarannya terasa sangat nyata meskipun durasinya hanya sekitar 10 detik. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami retak ringan, namun tidak ada laporan kerusakan struktural yang masif atau korban jiwa.

Di kawasan wisata Kuta, aktivitas sempat terhenti sejenak saat sirene peringatan berbunyi di beberapa titik. Wisatawan mancanegara tampak bingung namun mengikuti instruksi petugas keamanan dengan tertib menuju titik kumpul (assembly point). Kondisi kembali kondusif sekitar satu jam setelah getaran mereda dan informasi resmi dari pemerintah disebarkan.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi normal setelah dilakukan inspeksi cepat pada landasan pacu dan fasilitas terminal. Jadwal penerbangan bagi wisatawan yang akan melakukan perjalanan balik tidak terganggu secara signifikan. Pemerintah daerah Bali memuji kesiapsiagaan pengelola hotel dalam menangani kepanikan tamu sesuai prosedur keselamatan.

Melalui media sosial, banyak netizen yang membagikan momen saat gempa terjadi, termasuk rekaman video air kolam renang yang bergoyang hebat. Tagar #GempaBali langsung ramai dengan laporan kondisi terkini dari berbagai penjuru pulau Dewata. Masyarakat dihimbau untuk tidak termakan isu hoaks mengenai akan adanya gempa susulan yang lebih besar.

Gubernur Bali mengeluarkan pernyataan agar wisatawan tetap tenang dan melanjutkan liburan mereka dengan tetap memperhatikan protokol keselamatan. Bali sebagai daerah rawan gempa memang sudah dilengkapi dengan sistem mitigasi bencana yang cukup mumpuni. "Bali aman, silakan beraktivitas kembali namun tetap waspada," tegasnya dalam siaran pers singkat.

Hingga malam hari, suasana di pusat-pusat keramaian Bali sudah mulai kembali normal. Restoran dan tempat wisata tetap melayani pengunjung seperti biasa. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya edukasi mitigasi bencana bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke daerah pesisir.

(Dykha)