Kolaborasi Yorindo, APTIKNAS, APKOMINDO dan BSSN Sukses Gelar Roadshow ke-4 “AI Driven Secure & Efficient” di Batam

Kolaborasi Yorindo, APTIKNAS, APKOMINDO dan BSSN Sukses Gelar Roadshow ke-4 “AI Driven Secure & Efficient” di Batam




IKLAN BC

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | Batam – Rangkaian Roadshow Nasional 10 Kota bertajuk “AI Driven Secure & Efficient: Engineering Digital Transformation Blueprint” kembali mencatatkan keberhasilan pada penyelenggaraan ke-4 di Kota Batam. Inisiatif strategis ini merupakan kolaborasi antara Yorindo Communication bersama APTIKNAS dan APKOMINDO, dengan dukungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI serta sinergi bersama KADIN Batam dan berbagai asosiasi industri di daerah.

Kegiatan yang digelar di Harmoni One Hotel Batam ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta, terdiri dari jajaran manajemen, praktisi IT, serta pelaku industri manufaktur, logistik, dan kesehatan. Kehadiran lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam mendorong transformasi digital yang efektif, aman, dan berkelanjutan.

Direktur Yorindo Communication, Yolanda Roring, menyampaikan bahwa roadshow ini dirancang sebagai platform strategis dalam membangun blueprint transformasi digital nasional yang komprehensif. Menurutnya, Batam menjadi titik krusial karena posisinya sebagai hub industri dan perdagangan internasional.

Dari sisi kebijakan nasional, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN RI, Drs. Slamet Aji Pamungkas, M.Eng., menegaskan pentingnya keamanan siber sebagai fondasi utama transformasi digital. Dalam paparannya, ia memperkenalkan konsep Autonomous Cyber Defense sebagai pendekatan strategis menghadapi ancaman siber yang semakin cepat dan kompleks. Sistem pertahanan yang adaptif dan mampu merespons secara otomatis dinilai sangat penting untuk melindungi infrastruktur kritis, baik di sektor manufaktur maupun kesehatan.

Sementara itu, Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), menekankan pentingnya membangun fondasi digital yang kuat sebelum mengadopsi kecerdasan buatan (AI) secara luas. Ia mengingatkan risiko Black Box Syndrome, yaitu kondisi ketika sistem berjalan tanpa transparansi dan kontrol.

“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan mengadopsi AI, tetapi harus dibarengi kesiapan infrastruktur dan keamanan. Tanpa fondasi yang kuat, AI justru berpotensi menjadi sumber risiko baru,” tegasnya.

Hoky juga mengapresiasi KADIN Batam dan IndoHC atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia digital. Ia menyebut peran Dr. Paimin Siahaan, M.Hum., selaku Founder IndoHC sekaligus Wakil Ketua KADIN Batam, sangat strategis dalam menyelaraskan kebutuhan industri dengan pengembangan talenta digital menuju target 1.000 Digital Transformation Leaders di Indonesia.

Ketua APTIKNAS Kepulauan Riau, Robert Liandro, turut menegaskan komitmennya dalam mengawal kolaborasi jangka panjang antara industri dan penyedia teknologi. Ia menyatakan APTIKNAS Kepri siap menjembatani kebutuhan industri dengan solusi teknologi yang tepat guna.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dan praktisi, antara lain Dr. Paimin Siahaan, M.Hum., Agus Dedi Supriyadi (Direktur SMARTTRUS), Wahyu M. Sun (CEO & Founder Smartnetindo), Saputra Kurniawan, serta Iswadi Suwrana. Para pembicara membagikan wawasan strategis mulai dari kebijakan, infrastruktur, hingga implementasi teknologi terkini di lapangan.

Puncak acara diisi dengan workshop interaktif yang dipandu Agus Dedi Supriyadi. Dalam sesi ini, peserta mempraktikkan langsung otomasi proses bisnis menggunakan platform n8n serta integrasi AI dan IoT, sehingga memberikan pengalaman nyata dalam mengelola sistem lintas platform secara efisien dan aplikatif.

Kesuksesan acara turut didukung oleh berbagai mitra teknologi global, di antaranya Smartnetindo (Ekahau), Weefer, QSAN, dan VEEAM yang menghadirkan solusi jaringan, HRIS berbasis AI, hingga sistem penyimpanan dan backup data. Para mitra juga membuka sesi konsultasi langsung bagi peserta.

Selain itu, kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus APTIKNAS dan APKOMINDO, baik secara langsung maupun daring, dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas wilayah dalam mendorong transformasi digital nasional.

Sebagai bagian dari gerakan nasional, roadshow ini menargetkan pemerataan transformasi digital di 10 kota strategis Indonesia. Setelah Batam, kegiatan akan berlanjut ke Purwakarta, Tangerang, Solo, Jakarta, Semarang, hingga Balikpapan-Samarinda.

Melihat antusiasme dan dampak yang dihasilkan, penyelenggara juga membuka peluang bagi sponsor dan mitra strategis untuk berpartisipasi pada rangkaian roadshow berikutnya. Keterlibatan ini dinilai tidak hanya memberikan eksposur bisnis, tetapi juga kontribusi nyata dalam membangun ekosistem digital nasional.

“Roadshow ini adalah gerakan kolaboratif lintas ekosistem. Kami mengundang para vendor dan penyedia solusi untuk ikut serta dalam perjalanan menuju kedaulatan digital Indonesia,” tutup Hoky.

Seluruh rangkaian seminar dan workshop diselenggarakan secara gratis. Informasi pendaftaran dan kerja sama dapat diperoleh melalui kontak panitia yang tersedia. (Rara)