Amsakar–Li Claudia Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Berkeadilan
Batam24.com l Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kota Batam Tahun 2027. Kegiatan ini digelar di Aula Engku Hamidah Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Selasa (6/1/2026).
Forum Konsultasi Publik tersebut menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, dengan membuka ruang dialog antara pemerintah dan para pemangku kepentingan agar kebijakan yang dirumuskan sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, forum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah partisipatif untuk memastikan perencanaan pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
“Kami berharap forum ini menghasilkan masukan yang konstruktif, sehingga RKPD yang disusun benar-benar realistis dan bermanfaat bagi masyarakat Batam,” ujar Amsakar.
Ia juga memaparkan capaian pembangunan Batam dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan tren positif. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 6,69 persen dan meningkat menjadi 6,89 persen hingga Triwulan III 2025. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau maupun nasional.
Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Batam diproyeksikan terus membaik, didukung penguatan sektor industri, perdagangan, dan pariwisata.
Dari sisi kesejahteraan masyarakat, persentase penduduk miskin terus mengalami penurunan, dari 5,02 persen pada 2023 menjadi 4,85 persen pada 2024, dan kembali turun menjadi 3,81 persen pada 2025 atau sekitar 68.040 jiwa. Capaian ini menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.
Indikator pembangunan lainnya juga menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 83,32 menjadi 83,80, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen.
Sektor pariwisata turut mencatat kinerja positif. Sepanjang 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam mencapai 1,32 juta orang, dan hingga Oktober 2025 tercatat sebanyak 1,29 juta kunjungan. Sementara itu, PDRB per kapita Batam meningkat menjadi Rp182,5 juta pada 2024, memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Batam juga memaparkan 15 proyek strategis tahun 2026 yang difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar, pendidikan, lingkungan, serta peningkatan pelayanan publik.
Sejumlah proyek prioritas di antaranya pembangunan jalan Simpang Sei Pancur–Simpang Kampung Bagan, drainase Jalan S. Parman kawasan Piayu, revitalisasi Gedung Beringin, pembangunan TPS3R Sei Beduk, serta penguatan sarana pengelolaan sampah.
Di sektor pendidikan, Pemko Batam merencanakan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri Botania Batam dan USB SD Negeri 011 Batam Kota, termasuk pengadaan seragam sekolah dan baju Melayu bagi siswa SD dan SMP.
Sementara pada layanan dasar masyarakat, pemerintah menyiapkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Teluk Nipah di Kelurahan Galang Baru serta pengadaan obat-obatan guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Tema pembangunan Kota Batam Tahun 2027 ditetapkan sebagai “Pemantapan Kemandirian Masyarakat dan Keadilan Pembangunan.” Tema ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pulau dan hinterland.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen agar pembangunan Batam berjalan adil, merata, dan berkelanjutan,” pungkas Amsakar. (Rara)





