Lomba Dayung Sampan dan Ketinting Piala Kapolda Kepri 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Batam24.com | Batam – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Riau menggelar Perlombaan Dayung Sampan dan Balap Ketinting Piala Kapolda Kepri 2026 di Pelabuhan Beton, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan masyarakat pesisir tersebut secara resmi dibuka oleh Wakapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan seluruh jajaran Polda Kepri. Selain membuka perlombaan, Wakapolda Kepri juga meresmikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat nelayan dan warga pesisir Kelurahan Tanjung Riau sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

Foto Wakapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., membuka Kegiatan Perlombaan
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri perwakilan PT Pelabuhan Batam, Direktur Utama, para komandan satuan, pengurus PBNU Polda Kepri, Bhayangkari, Kepala Dinas Pariwisata dan Perhubungan Kota Batam, camat, lurah, jajaran Polres dan Polsek se-Kepulauan Riau, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi perlombaan.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah dirintis sejak tahun 2016 tersebut. Menurutnya, perlombaan dayung sampan dan ketinting tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya maritim masyarakat Kepulauan Riau.
"Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat pesisir, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif," ujarnya.
Antusiasme peserta pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 106 peserta ambil bagian dalam perlombaan, terdiri dari 18 peserta balap ketinting, 34 tim dayung pria, dan 10 tim dayung perempuan.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepri juga menyalurkan 250 paket bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat sekitar. Sementara layanan kesehatan gratis yang dibuka di lokasi kegiatan mendapat sambutan positif dari para nelayan dan warga pesisir yang memanfaatkan pemeriksaan kesehatan serta konsultasi medis secara cuma-cuma.
Tokoh masyarakat Melayu Tanjung Riau, Mansyar, mengapresiasi perhatian Polda Kepri terhadap pelestarian budaya sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Perlombaan dayung dan ketinting adalah warisan budaya kita. Dukungan Polri membuat warga semakin semangat melestarikannya. Ditambah lagi adanya bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Panitia juga menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan, piala, dan piagam penghargaan bagi para pemenang. Juara pertama memperoleh hadiah Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.
Melalui kegiatan ini, Polda Kepri berharap tradisi olahraga maritim khas masyarakat pesisir dapat terus dilestarikan sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan, dan keharmonisan di wilayah Kepulauan Riau. (Rara)


