Petugas Lapas Batam Temukan Diduga Narkotika di Area Branggang

Petugas Lapas Batam Temukan Diduga Narkotika di Area Branggang




IKLAN BC

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com l Batam – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam kembali menunjukkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 09.54 WIB, ditemukan sebuah bungkusan mencurigakan di area branggang Blok D.

Penemuan tersebut bermula saat petugas kegiatan kerja (Giatja), Ade Setiawan, tengah melakukan pengawasan terhadap warga binaan yang bekerja di kebun dan menyiram tanaman sayur. Ia melihat sebuah bungkusan mencurigakan tergeletak di samping tembok branggang.

Menindaklanjuti temuan itu, petugas segera melaporkan kepada Kepala Seksi Kegiatan Kerja, yang kemudian diteruskan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP). Selanjutnya, Ka KPLP memerintahkan Kepala Jaga untuk melakukan pemeriksaan sekitar pukul 09.58 WIB.

Pemeriksaan dilakukan di Pos 3 dengan disaksikan oleh pejabat terkait, termasuk Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban serta Kasubsi Keamanan. Barang tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke ruang Kepala Jaga untuk dilakukan pembukaan.

Setelah dibuka, bungkusan tersebut berisi empat paket sedang serbuk putih berbentuk kristal yang diduga merupakan narkotika jenis sabu. Selain itu, ditemukan pula sebuah jam tangan dan gembok kecil di dalamnya.

Atas temuan tersebut, Ka KPLP langsung melaporkan kepada Kepala Lapas Batam. Selanjutnya, pihak Lapas berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang melalui Ka KPLP serta melaporkan kejadian ini kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau.

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa penemuan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia menegaskan komitmen jajaran Lapas Batam untuk terus meningkatkan pengawasan, melaksanakan razia rutin, serta memperkuat pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Ini menjadi bukti bahwa pengawasan terus kami perketat. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di dalam lapas,” tegasnya.

(Rara)