POLDA KEPRI PANEN PERDANA HIDROPONIK, DUKUNG KETAHANAN PANGAN
Batam24.com l Batam – Polda Kepulauan Riau melaksanakan panen perdana sayuran hidroponik di Green House Polda Kepri, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, yang ke depan akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.
Panen dipimpin langsung Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Kepri. Fasilitas Green House tersebut merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia, dengan luas lahan hidroponik mencapai 45x10 m².
Kapolda Kepri menyampaikan bahwa program ini dikelola oleh personel yang memiliki kompetensi di bidang pertanian, termasuk Bintara berlatar belakang Sarjana Pertanian, dengan pendampingan dari praktisi pertanian.
“Alhamdulillah, hasilnya cukup baik. Tanaman seperti kale dan selada tumbuh segar dan berkualitas. Bahkan masa panen yang biasanya sekitar 40 hari dapat dipercepat menjadi kurang lebih 30 hari,” ujar Kapolda Kepri.
Jenis sayuran yang dipanen meliputi baby kale, selada merah, selada, pakcoy, dan cabai merah, dengan total hasil mencapai 100 pack atau sekitar 200 gram per pack.
Hasil panen tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polda Kepri.
“Melalui panen perdana ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi untuk terus berinovasi,” tutup Kapolda Kepri.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Call Center 110 atau melalui aplikasi Polri Super Apps. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terbakarnya lahan dan hutan.
(Rara)






