Rutan Batam Gandeng Kemenag, Bekali Warga Binaan Kemampuan Jadi Imam, Bilal dan Khatib

Rutan Batam Gandeng Kemenag, Bekali Warga Binaan Kemampuan Jadi Imam, Bilal dan Khatib
Foto: Istimewa



BATAM, Batam24.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. Salah satu program yang dikembangkan adalah kelompok “Siap Jadi Imam, Siap Jadi Bilal, Siap Jadi Khatib” untuk meningkatkan pemahaman agama sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan keagamaan.

Program ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter warga binaan melalui pembinaan spiritual yang terarah dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mendapat kesempatan memperdalam ilmu agama, mempelajari tata cara menjadi imam salat, mengumandangkan azan sebagai bilal, hingga memahami teknik menyampaikan khotbah sesuai tuntunan agama.

Melalui pembinaan tersebut, warga binaan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga didorong membangun kedisiplinan, kepercayaan diri, jiwa kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab.

Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke tengah masyarakat. Dengan pemahaman agama yang lebih baik, mereka diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Kerja sama Rutan Batam dengan Kemenag Kota Batam juga menjadi bentuk sinergi dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang lebih terarah. Pendampingan dan penguatan materi agama diharapkan dapat membantu warga binaan mengembangkan potensi diri serta membangun sikap dan perilaku yang lebih baik.

Rutan Batam berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan. Melalui kelompok “Siap Jadi Imam, Siap Jadi Bilal, Siap Jadi Khatib”, pembinaan tidak hanya berorientasi pada penambahan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan spiritual warga binaan.

Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keagamaan, kepercayaan diri, serta semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. (Rara)