Banjir Kepung Rel Pekalongan, PT KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Hari Ini

PT KAI resmi membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh pada 19 Januari 2026 akibat jalur rel di Pekalongan terendam banjir. Penumpang terdampak diberikan fasilitas refund tiket 100 persen seiring proses normalisasi jalur oleh petugas.

Banjir Kepung Rel Pekalongan, PT KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Hari Ini
Kondisi terkini jalur perlintasan kereta api yang terendam banjir akibat cuaca ekstrem. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terpaksa membatalkan 34 perjalanan KA jarak jauh pada hari ini, Senin (19/1), demi menjamin keselamatan seluruh penumpang.




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | PEKALONGAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengambil langkah tegas dengan membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh pada Senin, 19 Januari 2026. Keputusan ini diambil menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir merendam jalur rel di wilayah Daop 4 Semarang, khususnya pada petak jalan Pekalongan–Sragi.

Kondisi jalur yang tergenang air cukup tinggi membuat operasional kereta tidak mungkin dipaksakan demi menjamin keselamatan penumpang dan kru kereta api. Hingga siang ini, petugas teknis dari KAI terus bersiaga di lokasi untuk memantau penurunan debit air dan melakukan upaya normalisasi jalur agar bisa segera dilalui kembali.

"Keselamatan adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, 34 perjalanan KA harus dibatalkan karena kondisi jalur yang terdampak banjir di wilayah Pekalongan belum memungkinkan untuk dilintasi secara normal," ungkap pihak manajemen KAI dalam keterangannya.

Para calon penumpang yang jadwal perjalanannya dibatalkan diimbau untuk tidak khawatir terkait biaya tiket. PT KAI memberikan kompensasi berupa pengembalian bea tiket (refund) sebesar 100 persen tanpa potongan sedikit pun. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun yang melayani atau secara daring melalui aplikasi Access by KAI hingga tujuh hari ke depan.

Selain pembatalan, beberapa rangkaian kereta api yang tetap diberangkatkan harus mengalami keterlambatan yang cukup lama karena dialihkan memutar melalui jalur selatan atau harus berjalan dengan kecepatan sangat rendah saat melewati titik genangan. KAI mengimbau masyarakat untuk secara berkala mengecek status perjalanan mereka melalui kanal informasi resmi perusahaan.

(Dykha)